Gugatan Perdata yang Menggegerkan Dunia Hiburan
Kasus hukum yang melibatkan penyanyi dangdut ternama Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan kembali menjadi sorotan. Ressa Rizky Rosano, seorang pria berusia 24 tahun dari Banyuwangi, Jawa Timur, secara resmi melayangkan gugatan perdata terhadap Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Dalam gugatan tersebut, Ressa menuntut ganti rugi senilai fantastis, yaitu Rp 7 miliar.
Ressa mengklaim bahwa dirinya adalah anak biologis Denada yang selama 24 tahun diabaikan dan tidak mendapatkan hak serta perhatian yang layaknya diberikan kepada seorang anak. Ia menilai bahwa tindakan Denada telah melanggar hukum dengan menelantarkan dirinya selama puluhan tahun.
Tudingan Serius yang Muncul
Tuduhan ini datang dari Ressa, yang mengaku sebagai anak kandung Denada. Menurut kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, kliennya sudah meminta pengakuan dari Denada. Namun, menurut Firdaus, Denada disebut tidak mau mengakui darah dagingnya. Ressa disebut sebagai anak kandung Denada yang dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi 24 tahun lalu.
Firdaus menjelaskan bahwa Ressa diberikan kepada keluarga Denada. Namun, karena keluarga tersebut sibuk, ia dirawat oleh adik ibu Denada, Emilia Contessa. “Denada tidak mau terlihat memiliki anak,” ujarnya.
Selama masa penitipan, Denada tidak pernah menafkahi Ressa. Semua kebutuhan Ressa dipenuhi oleh keluarga Denada, termasuk ibunda Denada. Namun, situasi berubah setelah Emilia Contessa meninggal dunia dan kondisi ekonomi keluarga memburuk. Akibatnya, Ressa yang sebelumnya sedang menempuh pendidikan kuliah harus berhenti karena terkendala biaya.
Respons Denada dan Reaksi Publik
Di tengah isu yang berkembang, Denada justru terlihat mencurahkan perasaannya melalui media sosial. Lewat akun Instagram resminya @denadaindonesia, penyanyi yang juga dikenal sebagai mantan rapper itu mengunggah sebuah curhatan menyentuh yang ditujukan kepada mendiang ibundanya, Emilia Contessa.
Dalam unggahan tersebut, Denada membagikan foto kenangan saat dirinya dirangkul dan dicium penuh kasih oleh sang ibu. Ia menulis pesan singkat namun sarat emosi, mengungkapkan kerinduan sekaligus permohonan doa dari ibunya yang telah berpulang.
“Hi Ma, i miss you. Doain dena ya Ma,” tulis Denada dalam unggahannya.
Meski begitu, hingga saat ini, Denada belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan yang dilayangkan oleh Ressa. Ia tidak membenarkan maupun membantah tuduhan yang beredar luas di publik. Sikap diam Denada justru memicu beragam reaksi dari warganet. Kolom komentar di akun Instagram-nya pun dipenuhi berbagai tanggapan, mulai dari dukungan moral hingga pertanyaan kritis terkait kebenaran kabar tersebut.
Komentar Netizen dan Harapan Publik
Beberapa netizen memberikan dukungan untuk Denada. “Semoga Allah memberi kekuatan dalam menghadapi segala ujian dan cobaan,” tulis salah satu netizen.
Sementara itu, netizen lain mempertanyakan langsung isu yang tengah ramai dibicarakan. “Kak, ada yang mengaku jadi anakmu, dari suami yang mana kak?” tanya salah satu netizen.
Ada pula yang secara terbuka meminta klarifikasi, “Apakah benar berita Kak Denada menelantarkan anak kandungnya?”
Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih bergulir dan menjadi perhatian luas masyarakat. Publik pun menantikan klarifikasi resmi dari Denada untuk meluruskan kabar yang kini berkembang menjadi polemik besar.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











