"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Diduga Selingkuh dengan Istri Warga, Anggota Brimob Malut Dilaporkan ke Propam

Laporan Perselingkuhan Oknum Polisi dengan Istri Warga Halmahera Timur

Seorang warga Halmahera Timur, Ismail Pakaya, melaporkan seorang oknum perwira polisi berinisial Ipda ADF ke Propam Polda Maluku Utara atas dugaan perselingkuhan dengan istrinya. Laporan ini kini sedang dalam proses penyidikan, dan penyidik telah memeriksa enam orang saksi.

Ismail Pakaya, yang tinggal di Desa Saramaake, Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, melaporkan oknum perwira tersebut setelah mengetahui dugaan perselingkuhannya dengan istrinya, MT alias Muna (35). Saat ini laporan pengaduan Ismail sudah dikirimkan ke Bidpropam Polda Maluku Utara dan Sat Provos Brimob Polda Maluku Utara.

Oknum perwira itu dikenal sebagai Ipda ADF alias Asrul, yang saat ini bertugas di pos pam salah satu perusahaan Halmahera Timur sebagai Wadanki 3 Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Maluku Utara. Menurut Ismail, kejadian ini terjadi karena oknum polisi tersebut sering mengganggu istrinya.

“Awalnya, istri saya cerita ke saya ada salah satu oknum Brimob yang menyukainya. Saya bilang jangan hiraukan,” kata Ismail Pakaya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (11/4/2026).

Namun, sejak akhir tahun 2025, istrinya mulai bertingkah aneh. Awalnya rumah tangganya baik-baik saja. “Ipda Asrul pernah datang ke rumah saya, kami ngobrol dan dia menasehati kami, padahal di belakang dia komunikasi dengan istri saya,” tambahnya.

Ismail menjelaskan bahwa Ipda Asrul menjalin komunikasi intens sejak Lebaran 2025 hingga 2026, bahkan beberapa kali berkunjung ke rumahnya. Puncaknya terjadi pada Lebaran 2026. “Dari situ saya curiga dan mulai mengumpulkan bukti-bukti seperti chat, video call, hingga transaksi uang masuk ke rekening anak saya,” jelasnya.

Setelah bukti-bukti terkumpul, Ismail langsung melaporkan kejadian ini ke Mako Brimob Polda Maluku Utara. “Tidak mendapatkan kepastian, saya langsung menggunakan pengacara dan masalah ini juga saya laporkan ke Bidpropam Polda Maluku Utara untuk diproses. Saat ini saya dan istri saya sudah tidak seperti biasanya,” tambahnya.

Irwan Abdul Hamid, kuasa hukum dari Ismail Pakaya, mengatakan bahwa masalah ini sudah dilaporkan ke Sat Provos Brimob maupun di Bidpropam Polda Maluku Utara. “Klien kami bersama istrinya selama pernikahan tahun 2007 dikaruniai 4 orang anak. Klien kami sebagai kepala keluarga senantiasa membuktikan itikad baik serta rasa tanggung jawabnya,” ujarnya.

Iwan juga menjelaskan bahwa klien mereka menjadi tulang punggung keluarga, yang dibuktikan dengan pembangunan dua unit rumah, kepemilikan dua unit mobil, empat unit sepeda motor, serta empat buah bagan di laut, bahkan turut mengasuh tiga orang anak dari keluarga istri.

“Tentu dengan kehadiran pria lain di dalam keluarga klien kami ini sangat tidak diinginkan sehingga masalah ini dilaporkan,” ujarnya.

Selaku kuasa hukum, Irwan menyayangkan sikap oknum tersebut. “Lantas apa tujuan semua bukti-bukti itu, kalau bukan menghancurkan hubungan orang lain? Oleh karena itu, selaku penasehat hukum kami berharap agar bapak Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono bisa memberikan atensi dalam kasus ini. Kami akan terus mengawal kasusnya,” tegasnya.

Dansat Brimob Polda Maluku Utara, Kombes Pol Handri Wira Suryana melalui Kasi Provos Brimob Polda Maluku Utara AKP Aswin Pora mengonfirmasi bahwa laporan pelapor sudah diterima dan saat ini sedang dalam proses. “Memang benar laporan pelapor sudah kami terima dan saat ini sedang proses,” katanya.

AKP Aswin juga mengatakan bahwa tim penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi. “Kalau tidak salah itu sudah ada 6 orang kita periksa sebagai saksi dan selanjutnya akan kita buat rangkuman kesimpulan baru kita lapor ke pimpinan,” tambahnya.

Sementara itu, Ipda ADF alias Asrul, Wadanki 3 Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Maluku Utara, saat dikonfirmasi via WhatsApp soal masalah yang menimpa dirinya belum memberikan keterangan.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *