Kematian Mahasiswa PNP di Kamar Kost
Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kamar kost yang terletak di kawasan Jawa Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Korban berinisial FDA (24) ditemukan dalam posisi gantung diri di pintu kamar mandi pada Sabtu (11/4/2026) pagi.
Menurut informasi yang diperoleh, korban sedang menjalani tugas akhir D3 di kampus tersebut. Dosen Pembimbing Akademik 1, Fitri Adona, menyampaikan bahwa judul tugas akhir korban telah disetujui, namun bab 1 belum dikirimkan kepadanya. Komunikasi terakhir antara korban dan dosen pembimbing terjadi pada tanggal 27 Maret 2026 melalui pesan WhatsApp, tetapi pesan tersebut tidak pernah dibalas oleh korban.
Karakter Korban
Fitri Adona juga memberikan penjelasan tentang karakter korban selama masa perkuliahan. Menurutnya, FDA adalah mahasiswa yang pendiam dan jarang berkomunikasi dengan dosen atau teman sekelas. Namun, ia tidak pernah mengalami kendala dalam studinya. Tidak ada laporan dari dosen lain tentang masalah akademik atau perilaku korban selama masa perkuliahan.
Selain itu, korban tidak pernah mengulang mata pelajaran dan tidak pernah bermasalah dalam hal apapun. Meskipun agak tertutup, korban pernah merespons suasana kelas yang meriah dan menikmati momen bersama teman-temannya.
Terakhir Berkomunikasi
Fitri Adona mengungkapkan bahwa komunikasi terakhirnya dengan korban terjadi pada tanggal 27 Maret 2026. Saat itu, ia mengajak FDA untuk ikut serta dalam penelitiannya. Setelah itu, tidak ada lagi kabar dari korban hingga pihak kampus menerima informasi bahwa korban meninggal dunia.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Fitri Adona langsung datang ke RS Bhayangkara Padang untuk menemui keluarga korban dan turut berbelasungkawa atas kematian mahasiswanya tersebut.
Pihak Kampus Cek Mahasiswanya
Pihak kampus melalui Kasubag Umum PNP, Fajri Arianto, membenarkan bahwa korban adalah salah satu mahasiswa aktif di kampus tersebut. Ia mengatakan bahwa pihak kampus sedang menunggu orang tua korban karena korban sudah seminggu tidak bisa dihubungi.
Fajri juga menyebutkan bahwa korban tidak pernah bercerita kepada dosen dan jarang berkomunikasi selama masa perkuliahan. Setelah masuk kelas, korban langsung pulang dan jarang keluar ruangan.
Kejadian di Kamar Kost
Pemilik bangunan, Mesi (25), mengungkapkan bahwa saat membuka pintu kamar kost korban, kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak lalat dan bau menyengat tercium dari dalam kamar. Bau tersebut mirip dengan bau ikan asin dan masih terasa di luar bangunan kost.
Mesi mengatakan bahwa korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan tali tambang berwarna putih dan baju berwarna hitam. Di sekitar korban juga terdapat beberapa carian di lantai dan cairan yang tidak diketahui jenisnya.
Setelah menemukan korban, Mesi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut.
Kesaksian Warga Sekitar
Warga sekitar lokasi kejadian, seperti Rita Nengsih (47) dan Febi Febrianti, menyatakan bahwa mereka terakhir kali melihat korban sekitar seminggu lalu. Saat itu, korban masih terlihat berbelanja di warung milik Rita. Namun setelah itu, korban tidak pernah terlihat lagi di sekitar kost maupun warung tersebut.
Korban biasanya datang ke warung setiap hari untuk membeli berbagai kebutuhan, seperti mie instan dan minuman. Namun, setelah pertemuan terakhir tersebut, korban tidak pernah terlihat lagi hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.











