"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Soal Ujian dan Jawaban IPAS Kelas 4 SD Hal 78: Cuaca di Sekitarmu

Pembelajaran IPAS Kelas 4 SD/MI: Mengenal Iklim dan Perubahannya

Buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas 4 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 78 membahas topik penting yaitu iklim dan perubahannya. Materi ini disusun oleh tim penulis Amalia Fitri dkk. dan diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) pada tahun 2023. Dalam buku tersebut, siswa diajarkan tentang konsep dasar iklim, pola cuaca, serta dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia.

Iklim merupakan kondisi rata-rata cuaca di suatu wilayah dalam jangka waktu yang panjang. Ia mencakup berbagai faktor seperti suhu udara, curah hujan, kelembaban, dan angin. Namun, kondisi iklim tidak selalu tetap. Seiring berjalannya waktu, iklim dapat mengalami perubahan yang dikenal sebagai perubahan iklim. Perubahan ini bisa berupa peningkatan suhu rata-rata bumi atau perubahan musim yang tidak menentu. Fenomena ini tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga memberikan tantangan bagi kehidupan manusia secara keseluruhan.

Pada latihan soal halaman 78, siswa diminta untuk menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam buku tersebut. Sebelum melihat kunci jawaban, siswa diharapkan untuk menjawab soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak-anak.

Ayo Menyelidiki: Mengamati Iklim di Daerahmu

Dalam bagian “Ayo Menyelidiki”, siswa diminta untuk berkumpul bersama teman-teman kelompoknya dan berlatih menjadi seorang ahli lingkungan. Mereka ditantang untuk menyelidiki “Bagaimana iklim di daerahmu dilihat dari musim yang terjadi?” Berikut adalah beberapa contoh jawaban yang bisa menjadi referensi:

Contoh Jawaban 1

Kelompok: [Nama Anggota Kelompok]

Daerahku: Padang, Sumatera Barat

  1. Musim: Padang memiliki dua musim utama: musim hujan dan musim kemarau. Peralihan musimnya cenderung tidak terlalu ekstrem.
  2. Kondisi Lingkungan:
  3. Musim hujan: udara lembab, curah hujan tinggi, sungai meluap.
  4. Musim kemarau: udara kering, curah hujan rendah, rawan kebakaran hutan.
  5. Buah Musiman: Durian (musim hujan), rambutan (musim hujan), manggis (musim hujan).
  6. Ketersediaan Air:
  7. Musim hujan: air melimpah.
  8. Musim kemarau: ketersediaan air berkurang, beberapa daerah mengalami kekeringan.
  9. Hal Khusus:
  10. Musim hujan: rawan banjir.
  11. Musim kemarau: rawan kebakaran hutan.

Contoh Jawaban 2

Kelompok: [Nama Anggota Kelompok]

Daerahku: Pekanbaru, Riau

  1. Musim: Pekanbaru juga memiliki dua musim: musim hujan dan musim kemarau. Musim kemarau cenderung lebih panjang dan kering.
  2. Kondisi Lingkungan:
  3. Musim hujan: udara lembab, curah hujan tinggi, rawan banjir.
  4. Musim kemarau: udara kering, panas, berkabut asap (rawan kabut asap akibat kebakaran hutan).
  5. Buah Musiman: Duku (musim hujan), manggis (musim hujan), salak (musim kemarau).
  6. Ketersediaan Air:
  7. Musim hujan: air melimpah.
  8. Musim kemarau: ketersediaan air berkurang, rawan kekeringan.
  9. Hal Khusus: Musim kemarau: rawan kabut asap akibat kebakaran hutan.

Contoh Jawaban 3

Kelompok: [Nama Anggota Kelompok]

Daerahku: Jakarta, DKI Jakarta

  1. Musim: Jakarta memiliki dua musim: musim hujan dan musim kemarau. Namun, iklimnya lebih dipengaruhi oleh angin musim dan cenderung lembab sepanjang tahun.
  2. Kondisi Lingkungan:
  3. Musim hujan: udara lembab, curah hujan tinggi, rawan banjir.
  4. Musim kemarau: udara lembab dan panas, rawan kekeringan.
  5. Buah Musiman: Mangga (musim kemarau), durian (jarang ada musim khusus), pisang (sepanjang tahun).
  6. Ketersediaan Air:
  7. Musim hujan: air melimpah, rawan banjir.
  8. Musim kemarau: ketersediaan air berkurang, rawan kekeringan di beberapa daerah.
  9. Hal Khusus:
  10. Musim hujan: rawan banjir dan genangan air.
  11. Musim kemarau: polusi udara meningkat.

Tips untuk Siswa dan Orang Tua

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa diharapkan untuk menjawab soal secara mandiri terlebih dahulu. Setelah itu, kunci jawaban bisa digunakan sebagai alat untuk memperbaiki hasil pekerjaan mereka. Orang tua juga dapat menggunakan kunci jawaban ini sebagai panduan dalam membimbing anak belajar.

Dengan memahami konsep iklim dan perubahannya, siswa diharapkan dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *