Pelatihan Mengajar Bahasa Inggris untuk Guru SD di Balikpapan
Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bekerja sama dengan PT Candra Naya Laksana atau CNL Books menggelar pelatihan peningkatan kompetensi mengajar bahasa Inggris bagi guru Sekolah Dasar (SD). Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, yaitu dari tanggal 2 hingga 5 Maret 2026, di Swiss-Belhotel Balikpapan. Sebanyak 138 guru SD, baik dari sekolah negeri maupun swasta, turut serta dalam pelatihan ini.
Selama proses pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi interaktif yang fokus pada metode pengajaran bahasa Inggris yang efektif untuk anak-anak. Selain itu, mereka juga mengikuti sesi pembelajaran modular yang dirancang khusus untuk mendukung proses belajar mengajar di kelas. Para peserta juga memperoleh sertifikat resmi dari Pearson, salah satu perusahaan pendidikan terbesar di dunia. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris mereka melalui Versant Test.
Program Designer CNL Books, Verseveranda Kaunang, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar bahasa Inggris di kelas. Hal ini sejalan dengan kebijakan Kemendikdasmen yang menjadikan pelajaran bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di jenjang SD. “Program ini berfokus pada metode mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak. Pesertanya adalah guru-guru SD yang nantinya akan mengajar bahasa Inggris atau yang saat ini sudah mengajarkannya di kelas,” ujarnya.
Managing Director CNL Books, Theresia Emmy Indawati, menambahkan bahwa pelatihan tersebut berlangsung selama 40 jam sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Selama empat hari kegiatan berlangsung, para guru tetap aktif mengikuti seluruh sesi pelatihan hingga selesai. Ia berharap program tersebut tidak berhenti hanya sebagai pelatihan singkat, tetapi dapat berlanjut sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan. “Kami berharap program ini berkelanjutan. Mengajar itu tidak cukup belajar empat hari lalu selesai. Kami ingin mendampingi guru-guru sampai benar-benar bisa diterapkan di kelas,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Tim Kurikulum dan Pembelajaran Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Balikpapan, Suyitna, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi guru bahasa Inggris di Kota Balikpapan. Ia menambahkan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 yang kembali membuka pembelajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar. “Ini adalah tindak lanjut dari kebijakan pemerintah yang kembali membuka pembelajaran bahasa Inggris di SD. Sebelumnya bahasa Inggris hanya menjadi muatan lokal, sekarang kembali didorong untuk diajarkan di jenjang dasar,” ungkapnya.
Menurut Suyitna, penguatan kemampuan bahasa Inggris bagi guru maupun siswa menjadi hal penting, terutama bagi Balikpapan yang merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagai gerbang menuju IKN, Balikpapan diperkirakan akan semakin sering menerima kunjungan dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Karena itu, kemampuan generasi muda dalam berbahasa Inggris dinilai perlu terus ditingkatkan. Ia juga menilai pembelajaran bahasa Inggris sejak usia dini akan memberikan manfaat besar bagi siswa di masa depan, baik untuk pendidikan maupun peluang kerja.
“Bahasa Inggris bukan hanya kewajiban, tapi sudah menjadi kebutuhan. Dengan kemampuan bahasa Inggris, anak-anak akan memiliki peluang lebih luas, baik untuk melanjutkan studi maupun berinteraksi secara global,” pungkasnya.
Manfaat Pelatihan Bagi Guru dan Siswa
Pelatihan ini memberikan banyak manfaat bagi guru dan siswa. Untuk guru, pelatihan ini membantu meningkatkan kompetensi dalam mengajar bahasa Inggris. Mereka juga mendapatkan sertifikat resmi yang dapat digunakan sebagai bukti kompetensi. Selain itu, peserta dapat mengukur kemampuan bahasa Inggris mereka melalui Versant Test, sehingga dapat mengetahui tingkat kemampuan mereka secara objektif.
Bagi siswa, pelatihan ini berdampak positif karena guru yang lebih kompeten akan mampu memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Hal ini akan membantu siswa dalam memahami bahasa Inggris dengan lebih baik. Selain itu, pembelajaran bahasa Inggris sejak dini akan memberikan dasar yang kuat bagi siswa dalam menghadapi tantangan global.
Langkah Berkelanjutan untuk Peningkatan Kompetensi
CNL Books dan Disdikbud Balikpapan berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan yang berkualitas kepada guru. Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pelatihan singkat, tetapi juga untuk menciptakan sistem pendidikan yang berkelanjutan. Dengan adanya pelatihan seperti ini, diharapkan guru-guru dapat terus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar bahasa Inggris.
Dalam rangka memastikan keberlanjutan program, pihak penyelenggara akan terus melakukan evaluasi dan memberikan dukungan kepada guru-guru. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan satu kali, tetapi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Balikpapan.











