"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

6 Film Aksi Jo In Sung yang Wajib Ditonton, Terbaru Humint

Daftar Film Aksi yang Dibintangi Jo In Sung

Jo In Sung adalah salah satu aktor senior Korea Selatan yang telah membuktikan kemampuan aktingnya melalui berbagai peran. Meskipun ia sering muncul dalam genre romantis di drama, di film ia lebih sering terlibat dalam genre aksi. Berikut ini beberapa rekomendasi film aksi yang dibintangi oleh Jo In Sung.

1. A Dirty Carnival (2006)



A Dirty Carnival mengisahkan tentang Byung Doo (Jo In Sung), seorang gangster kelas 3 yang harus menghidupi dua orang adik dan ibunya yang sakit. Keadaannya semakin sulit ketika ibunya terus-menerus bertanya tentang pekerjaannya. Suatu hari, Byung Doo membunuh bosnya dengan bantuan orang kepercayaannya, Jong Soo. Setelah itu, ia menjadi orang kepercayaan bos besar. Ia juga memiliki sahabat masa kecil, Kim Min Ho (Namkoong Min), yang ingin membuat film tentang gangster. Min Ho sangat terbantu oleh Byung Doo, yang memberikan informasi penuh tentang dirinya, termasuk rahasia yang justru bisa menjadi racun baginya sendiri.

2. The King (2017)



The King mengikuti kisah Tae Soo (Jo In Sung), seorang jaksa dari keluarga miskin yang ingin menjadi aparat penegak hukum. Ia diterima masuk ke sekolah hukum terkenal, namun merasa hidupnya tidak lebih baik dari karyawan biasa. Tae Soo bergabung dengan geng penegak hukum elit pimpinan Han Kang Sik (Jung Woo Sung), yang korup dan manipulatif. Meski merasa ingin merasakan kehidupan yang didambakannya, Tae Soo akhirnya menemukan sisi kehidupan yang pahit di balik kekuasaan tersebut.

3. The Great Battle (2018)



The Great Battle berlatar tahun 645 dan mengisahkan pasukan Tang yang dipimpin oleh Kaisar Li Shimin menyerang kerajaan Goguryeo. Pasukan Goguryeo, yang dipimpin oleh Yeon Gaesomun, dikalahkan berulang kali. Yeon Gaesomun memutuskan untuk mundur ke Kastil Pyongyang dan memerintahkan Sa Mool (Nam Joo Hyuk) untuk membunuh Yang Man Chun (Jo In Sung). Sa Mool melakukan perjalanan ke Benteng Ansi untuk membunuh Yang Man Chun, tetapi tersentuh oleh cara Yang Man Chun peduli dengan rakyatnya. Akhirnya, mereka memutuskan untuk mempertahankan Benteng Ansi sampai mati.

4. Escape from Mogadishu (2021)



Escape From Mogadishu mengangkat kisah nyata para pekerja kedutaan Korea Selatan dan Korea Utara di Somalia yang melarikan diri selama perang saudara. Pada tahun 1991, Mogadishu berada di bawah kepemimpinan Presiden Barre. Duta Besar Korea Selatan Han Sin Seong (Kim Yoon Seong) ingin membuat negaranya masuk menjadi anggota PBB. Kang Dae Jin (Jo In Sung) datang untuk membantu Dubes Han Sin Seong. Saat pemberontakan besar terjadi, kedutaan asing dibakar dan ditembak. Pihak Korea Selatan dan Utara akhirnya bekerja sama untuk keluar dari Mogadishu.

5. Smugglers (2023)



Smugglers menceritakan tentang dua penyelam perempuan yang terlibat dalam operasi penyelundupan. Operasi ini terjadi di sebuah desa kecil yang damai di tepi laut. Pembangunan pabrik kimia mengancam mata pencaharian para haenyeo, penyelam perempuan. Chun Ja (Kim Hye Soo) mempelajari dunia penyelundupan dan mengajak temannya, Eom Jin Sook (Yum Jung Ah). Sersan Kwon (Jo In Sung) adalah raja penyelundup nasional. Namun, suatu hari mereka terlibat dalam masalah yang membuat mereka terjebak dalam situasi sulit.

6. Humint (2026)



Humint mengangkat kisah agen rahasia dari Korea Selatan dan Korea Utara yang terlibat dalam penyelidikan kejahatan internasional. Cerita berpusat di Vladivostok, kota pelabuhan di Rusia yang dekat dengan Korea Utara dan Korea Selatan. Di sana, agen-agen rahasia dengan misi berbeda saling mengawasi dan kadang bekerja sama. Manager Jo (Jo In Sung) adalah agen rahasia dari Badan Intelijen Nasional Korea Selatan. Film ini menjadi ajang comeback bagi Jo In Sung setelah hampir 3 tahun. Proyek akting terakhirnya adalah di Moving (2023) dan Smugglers (2023). Bagi penggemar yang sudah kangen dengan akting Jo In Sung, film Humint tidak boleh dilewatkan.

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *