Proyek P5 “Digitalisasi Legenda Daerah” Menggabungkan Budaya Lokal dan Keterampilan Digital
Dalam era digital yang semakin pesat, tantangan terbesar bagi guru adalah mampu menjembatani nilai-nilai tradisional dengan teknologi modern. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui proyek P5 bertajuk “Digitalisasi Legenda Daerah”, yang tidak hanya membantu siswa memahami sejarah tetapi juga mengasah keterampilan abad ke-21.
Proyek ini dirancang sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler yang berfokus pada penggalian dan pelestarian cerita rakyat atau tradisi lokal yang mulai dilupakan. Siswa SMP di tingkat Fase D (VII–IX) diajak untuk menulis ulang legenda daerah dalam bentuk narrative text, serta memproduksi e-book bergambar atau podcast. Tujuannya adalah mengembangkan literasi digital sambil meningkatkan rasa bangga terhadap budaya lokal dan kemampuan bercerita kreatif.
Komponen Wajib Perangkat Administrasi Kokurikuler
Agar proyek ini diakui secara profesional dalam penilaian SKP dan akreditasi, penyusunan perangkat administrasi yang sistematis menjadi hal yang wajib dilakukan. Berikut beberapa dokumen yang harus disiapkan oleh Tim Fasilitator Projek di sekolah:
-
Modul Projek Kearifan Lokal (Fase D)
Modul ini merupakan dokumen induk yang memuat tujuan besar projek. Di dalamnya harus tertera kaitan lintas mata pelajaran, seperti penggunaan teks naratif dari Bahasa Inggris/Daerah, riset sejarah dari IPS, dan teknik produksi konten dari Informatika. Pastikan modul mencantumkan alur kegiatan mulai dari riset lapangan hingga peluncuran e-book atau podcast. -
Instrumen Riset & Panduan Wawancara
Sebagai kegiatan kokurikuler yang berbasis lapangan, guru perlu menyediakan panduan tertulis bagi siswa saat mewawancarai tokoh adat atau sesepuh daerah. Dokumen ini menjadi bukti administrasi bahwa siswa dibekali dengan metode riset yang benar dan etika berkomunikasi yang baik. -
Lembar Kontrol Produksi Digital
Karena luaran projek ini berupa produk digital (e-book/podcast), diperlukan lembar kontrol atau storyboard sebagai bagian dari administrasi. Dokumen ini mendokumentasikan proses kreatif siswa, mulai dari penyusunan naskah, pembuatan ilustrasi, hingga tahap penyuntingan audio/visual. -
Rubrik Penilaian Produk dan Karakter
Administrasi kokurikuler harus memiliki standar penilaian yang jelas. Rubrik ini tidak hanya menilai kualitas teknis digitalnya saja, tetapi juga kemajuan dimensi Kreatif dan Berkebinekaan Global. Sejauh mana siswa mampu menghargai orisinalitas cerita daerahnya? Itulah yang tertuang dalam laporan hasil belajar projek.
Identitas Kegiatan
- Tema P5: Kearifan Lokal
- Judul Projek: Digitalisasi Legenda Daerah
- Fase/Kelas: Fase D (VII–IX SMP)
- Alokasi Waktu: 40 JP (dilaksanakan dalam sistem blok 1–2 minggu)
- Target Peserta Didik: Reguler
Tujuan Kegiatan
- Menggali dan melestarikan cerita rakyat atau tradisi lokal yang mulai dilupakan
- Mengembangkan keterampilan literasi digital melalui pengemasan legenda dalam bentuk e-book bergambar atau podcast
- Menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal dan kemampuan bercerita kreatif
Dimensi Profil Pelajar Pancasila
- Beriman dan Berakhlak Mulia: Menghargai warisan budaya
- Gotong Royong: Kerja sama dalam riset dan produksi konten
- Kreatif: Menghasilkan karya digital orisinal
- Bernalar Kritis: Menganalisis nilai dan pesan moral dalam legenda
Alur Kegiatan
- Tahap Pengenalan
- Sosialisasi projek dan tema P5
-
Diskusi tentang pentingnya melestarikan kearifan lokal
-
Tahap Kontekstualisasi
- Observasi dan riset cerita rakyat/tradisi di sekitar sekolah
-
Wawancara dengan tokoh masyarakat atau orang tua
-
Tahap Aksi
- Penulisan ulang cerita dalam bentuk narrative text
- Produksi e-book bergambar menggunakan aplikasi desain
-
Pembuatan podcast dengan narasi audio
-
Tahap Refleksi dan Tindak Lanjut
- Gelar karya (exhibition) berupa pameran e-book dan pemutaran podcast
- Evaluasi proses riset dan produksi
- Komitmen sekolah untuk terus mendokumentasikan kearifan lokal
Kaitan Mata Pelajaran
- Bahasa Inggris/Daerah: Narrative text
- IPS: Sejarah lokal dan budaya
- Informatika: Literasi digital, desain e-book, dan produksi podcast
Asesmen
- Diagnostik: Tanya jawab awal tentang pengetahuan cerita rakyat
- Formatif: Observasi kerja kelompok dan refleksi siswa
- Sumatif: Penilaian e-book bergambar/podcast dan presentasi
Bukti Dukung
- Foto kegiatan
- Jurnal siswa
- E-book bergambar
- Podcast audio
- Laporan akhir projek
Dokumen Pendukung
- SK Penugasan Guru
- Rencana Pelaksanaan Projek (RPPj)
- Rubrik Penilaian
- Surat Izin Kegiatan
- Lembar Observasi dan Refleksi











