"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Kesaksian Tetangga: Ibu dan Anak Menjerit, Pelaku Todongkan Pisau

Kejadian Tragis di Kamar Kos Nganjuk

Pada suatu malam yang tak terdengar, sebuah kejadian mengerikan terjadi di kamar kos di Kelurahan Payaman, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Seorang ibu dan dua anak perempuannya ditemukan tewas dalam kamar tersebut, sementara satu anak lainnya mengalami luka kritis. Peristiwa ini memicu kekacauan dan rasa takut di kalangan penghuni kos sekitar.

Suara Teriakan yang Menggemparkan

Meilysa Putri (27), seorang tetangga dari korban, mengungkapkan bahwa pada Selasa (25/11/2025) pukul 23.00 WIB, ia mendengar suara jerit tangis dan kesakitan yang sangat keras dari kamar korban. Suara itu menembus tembok kamar Meilysa, membuatnya merasa was-was. Ia menyebutkan bahwa teriakan itu tiba-tiba muncul tanpa ada cekcok atau pertengkaran terlebih dahulu. Teriakan itu meminta tolong dengan disertai tangisan dan kesakitan.

Meskipun cemas, Meilysa tidak berani langsung keluar kamar. Ia memilih untuk tetap diam di dalam kamar. Beberapa menit kemudian, suara teriakan itu menghilang. Setelah itu, ia memberanikan diri untuk keluar dan bertemu dengan tetangga lainnya. Mereka saling bertanya-tanya tentang apa yang terjadi di dalam kamar nomor 2.

Penampakan Pria dengan Pisau

Beberapa saat setelah itu, seorang pria keluar dari kamar korban dengan pakaian berlumuran darah. Pria itu singkat keluar, lalu masuk kembali tanpa berkata-kata. Tidak lama kemudian, pria itu kembali keluar dengan menggenggam pisau yang masih berdarah. Pisau itu ditodongkan ke arah para penghuni kos, dan ia memperingatkan mereka agar tidak ikut campur.

Pria itu mendekati Meilysa hingga terpojok ke tembok. Meilysa meminta maaf, dan akhirnya pria itu membiarkan mereka pergi. Setelah itu, Meilysa mendengar suara seperti air yang disiram dan mencium bau bensin yang menyengat.

Pembakaran Kamar Kos

Setelah membunuh korban, pria itu membakar perabotan di dalam kamar nomor 2. Meilysa keluar lagi dan melihat api yang sudah membesar dan melumat perabotan di kamar tersebut. Banyak warga datang untuk membantu memadamkan api agar tidak merambat ke kamar lain atau rumah warga. Akhirnya, api berhasil dipadamkan, sementara pria itu hilang tanpa jejak.

Identitas Korban dan Pelaku

Hingga saat ini, hubungan antara pria dengan para korban belum diketahui secara pasti. Dari informasi yang dihimpun, pria itu pernah menginap selama seminggu di kamar nomor 2. Namun, tidak ada warga kos yang mengenalnya. Hanya tiga korban yang sering berjumpa dan bertegur sapa.

Korban adalah Elvy Nurhayati (41), Ellinda Jelsa Ika Eldianti (22), dan ED (18), warga Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Elvy dan Ellinda ditemukan meninggal dunia, sedangkan ED dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di rumah sakit.

Satreskrim Polres Nganjuk tengah menangani kasus ini. Petugas telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi. Garis polisi terlihat terpasang di depan kamar kos korban, serta ada sisa-sisa barang yang terbakar di depan kamar.

Pelaku Ditangkap

Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan penghuni kamar kos di Kelurahan Payaman, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (26/11/2025). Pelaku adalah DS (30), warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso membenarkan kabar tersebut. DS diringkus oleh personel Satreskrim di rumahnya pada Rabu (26/11/2025) dini hari.

“Pelaku berhasil diamankan di rumahnya. Pemeriksaan masih berlangsung,” kata Kapolres.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pembunuhan terjadi di sebuah kamar indekos di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dalam insiden tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu luka kritis. Pelaku juga turut membakar kamar kos yang ditinggali korban.

Video yang menunjukkan momen warga memadamkan kobaran api yang melalap kamar kos korban muncul di media sosial Facebook. Video berdurasi 35 detik itu telah ditonton 83 ribu kali. Warganet juga memberikan 463 like dan 255 komentar. Pengunggah video menulis “pelaku membunuh dengan menusuk dan membakar 3 korban”.


Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *