"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Kasus Pemalakan di Palembang, Sopir Lampung Tewas Gegara Rp 2 Ribu

Aksi Pemalakan di Macan Lindungan Palembang yang Menewaskan Sopir Truk

Aksi pemalakan di kawasan simpang empat lampu merah Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Barat, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, telah menjadi perhatian masyarakat. Tidak hanya sering terjadi setiap tahunnya, aksi ini juga menimbulkan korban jiwa. Terbaru, seorang sopir truk asal Lampung tewas ditusuk oleh pelaku pemalakan karena diberi uang Rp2 ribu.

Berikut adalah rangkuman aksi pemalakan yang terjadi di lokasi tersebut:

1. Viral Aksi Tahun 2023

Di tahun 2023 lalu, aksi pemalakan di lampu merah Simpang Macan Lindungan Palembang mencuri perhatian. Sejumlah pemuda terlihat memaksa meminta uang ke sopir truk. Video aksi pemalakan ini berdurasi 26 detik dan tersebar di media sosial. Aksi seperti ini bukan kali pertama terjadi. Pelaku sering mengincar truk dari luar Palembang dan tidak segan-segan melakukan pemaksaan hingga melukai sopir truk yang melintas.

2. Paksa Minta Rp 20 Ribu

Pada tahun 2024, aksi pemalakan kembali terjadi di lampu lalu lintas (lampu merah) simpang Macan Lindungan Palembang. Dalam video viral, seorang pemuda tampak memalak sopir truk yang tengah berhenti. Dalam video berdurasi 16 detik ini, pelaku mengenakan masker dan topi hitam sedang menghampiri salah satu sopir yang saat itu berhenti di simpang lampu merah kawasan Macan Lindungan. Pelaku memaksa sopir memberikan uang sebesar Rp20 ribu.

Setelah kejadian tersebut, pelaku pemalakan berhasil ditangkap polisi. Pelaku bernama Bayu Hardiyansyah (25) warga Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I yang nekat memalak sopir truk pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 17:00 WIB. Polisi turut mengamankan kaos oblong yang dikenakan saat memalak sopir dan uang Rp10 ribu sebagai barang bukti.

3. Rampas Uang Sopir

Aksi pemalakan kembali terjadi di simpang 4 Macan Lindungan Palembang. Peristiwa ini viral di sejumlah akun media sosial Instagram di Palembang pada Maret 2025. Video yang beredar berdurasi kurang lebih 20 detik. Terlihat kedua pelaku saat itu mendekati mobil truk yang sedang stop saat lampu merah. Satu orang mengenakan baju kaos hitam dan topi hitam terlihat hendak merampas uang sopir di dalam mobil. Satu orang lainnya mengenakan jaket hoodie loreng. Usai diduga berhasil merampas uang sopir tersebut, dua pelaku pun langsung meninggalkan sopir truk tersebut.

4. Terbaru, Tusuk Sopir Hingga Tewas

Terbaru, aksi pemalakan di simpang empat Macan Lindungan kembali terjadi hingga menewaskan sopir truk bernama Al Kodirin (44) asal Lampung. Kejadian itu terjadi di jalan Letjen Alamsyah Ratu Perwiranegara Kecamatan IB I, tepatnya Simpang Macan Lindungan Palembang, Senin (24/11/2024), sekitar pukul 19.00 WIB. Al Kodirin merupakan warga Simpang Tulung Itik II Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung meninggal bersimbah darah tak jauh dari mobil truk yang dikemudikannya.

Peristiwa yang merenggut nyawa Al Kodirin bermula saat dirinya melintas dari arah Musi II menuju arah jalan Soekarno Hatta. Korban yang mengendarai mobil truk didampingi kenek, Husaini (36) terjebak kemacetan di simpang lampu merah Macan Lindungan. Tiba-tiba datanglah 4 orang laki-laki yang tidak dikenal mendatangi keduanya yang berada didalam truk. Setelah percakapan singkat, korban memberikan uang Rp2 ribu rupiah. Namun pelaku marah dan tidak terima, sehingga korban ditahan oleh 4 orang pelaku.

Korban yang merasa ditahan lalu turun dari mobil kemudian para pelaku berlari minggir ke tepi jalan. Korban kembali ke mobil lagi dan mengambil 1 buah besi. Saat itu, empat orang pelaku datang lagi ke mobil dengan 1 orang membawa pisau, 1 orang membawa batu dan 1 orang membawa bambu dan 1 orang lagi dengan tangan kosong. Korban memukul orang yang membawa pisau, lalu pelaku yang membawa pisau tersebut jatuh dan bangun kemudian langsung mengejar korban.

Korban berlari ke arah mobil pada saat pelaku mengejar korban. Husaini sempat menghalang 3 orang pelaku. Namun 1 orang melempar saya dengan batu dan mengenai pundak sebelah kanan. Saat itu, Husaini melihat pelaku yang membawa pisau telah lari dan 3 orang yang dihadangnya ikut lari. Sedangkan korban sudah tergeletak di samping pintu supir. Korban sudah bersimbah darah pak dan terbujur kaku.


Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *