Pelatihan Self Regulated Learning untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Anak di LKSA Simpang Tiga Medan
Sejumlah dosen dari Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara (USU) memberikan pelatihan khusus kepada anak-anak asuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Simpang Tiga Medan. Dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Josetta MR Tuapattinaja, M.Si, Psikolog dan Rika Eliana, M.Si, Psikolog. Tujuan utama dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan self regulation pada anak-anak melalui pelatihan Self Regulated Learning (SRL).
Tantangan yang Dihadapi Anak-Anak Asuh LKSA
Dalam penjelasannya, Josetta menyampaikan bahwa saat dilakukan identifikasi awal, banyak tantangan yang dialami oleh anak-anak asuh LKSA terkait bidang pendidikan. Salah satu masalah utama adalah kesulitan memahami mata pelajaran yang membutuhkan hafalan seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk lingkungan tempat tinggal yang sering berisik, sehingga mengganggu konsentrasi anak-anak.
Selain itu, anak-anak juga belum memiliki strategi belajar yang efektif. Akibatnya, mereka cenderung mudah menyerah, sehingga semangat belajar menurun. Hal ini berdampak pada penundaan penyelesaian tugas dan akhirnya menghasilkan prestasi belajar yang rendah.
Pentingnya Self Regulation dalam Proses Belajar
Josetta menjelaskan bahwa permasalahan yang dialami anak-anak ini berkaitan dengan rendahnya self regulation. Self regulation merujuk pada kemampuan seseorang untuk mengarahkan pikiran, emosi, dan tindakan guna mencapai tujuan belajar. Dengan adanya self regulation yang tepat, anak-anak akan mampu mengatur diri, menetapkan tugas, memiliki strategi belajar yang efektif, serta mampu mengelola emosi dan menjaga motivasi saat menghadapi kesulitan.

Metode Pelatihan Self Regulated Learning (SRL)
Untuk meningkatkan self regulation, Josetta dan Rika Eliana memberikan pelatihan Self Regulated Learning (SRL). SRL merupakan bentuk pelatihan yang membantu anak-anak memahami dan menjalani proses mengendalikan aktivitas belajar sendiri. Pelatihan ini juga melibatkan pemantauan motivasi dan tujuan belajar, serta pengelolaan perilaku selama proses belajar.
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain:
- Ceramah yang disampaikan oleh narasumber untuk memberikan informasi atau materi terkait self regulation.
- Diskusi untuk membahas pemahaman tentang informasi atau materi yang diberikan, baik dalam kelompok kecil maupun bersama-sama dalam kelompok besar.
- Latihan mengerjakan tugas sesuai dengan target dari tiap aksi dalam materi SRL.
- Tanya jawab untuk mempertajam pemahaman terhadap informasi atau materi yang diberikan.
Hasil dan Umpan Balik dari Anak-Anak Asuh
Berdasarkan hasil observasi selama pelatihan, terlihat bahwa anak-anak asuh LKSA mampu memusatkan perhatian dan berkonsentrasi pada materi psikoedukasi yang diberikan. Mereka juga termotivasi untuk secara aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan memberi jawaban baik dalam pelatihan maupun kepada sesama anak-anak asuh.
Untuk mengevaluasi perubahan pada self regulation, pretest dan posttest diberikan. Hasilnya menunjukkan peningkatan skor yang signifikan, yang berarti anak-anak asuh mengalami peningkatan dalam hal self regulation setelah mendapatkan intervensi berupa pelatihan SRL.
Umpan balik yang diberikan oleh anak-anak asuh juga sangat positif. Mereka menyukai kegiatan diskusi dan tanya jawab, serta role play yang dinilai menyenangkan. Materi yang diberikan dianggap mudah dipahami, jelas, dan teratur. Selain itu, mereka merasa bahwa pelatihan ini bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan belajar, fokus dalam belajar, serta motivasi untuk mengaplikasikan keterampilan yang telah diperoleh dalam usaha meningkatkan prestasi belajar mereka.
Kesimpulan
Josetta menyatakan bahwa ia sangat senang dan bersyukur melihat perubahan yang dialami oleh anak-anak asuh LKSA. Ia menegaskan bahwa upaya yang tidak besar yang diberikan ternyata menjadi modal bagi keberhasilan anak-anak tersebut. Ia berharap anak-anak tetap semangat dan terus berusaha untuk menggapai mimpi mereka.











