Pemuda di Banjarbaru Diduga Bobol Mobile Banking Toko Bangunan
Seorang pemuda berusia 21 tahun, ZG, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga melakukan pencurian di sebuah toko bangunan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kejadian ini terjadi pada Jumat (2/1/2026) lalu, dan pelaku diamankan oleh petugas Polsek Lianganggang setelah korban melaporkan kehilangan barang berharga seperti ponsel dan uang yang tersimpan di mobile banking.
Kapolsek Lianganggang, Kompol Imam Suryana, melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi, menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi di toko bangunan yang berada di Jalan Trikora, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin. Saat kejadian, korban sedang melayani pembeli dan menaruh ponsel android miliknya di meja teras depan toko sebelum beristirahat.
Dua jam kemudian, korban keluar dan mencari ponselnya namun tidak ditemukan. Setelah itu, korban memeriksa saldo rekening Bank BRI melalui mobile banking dan menemukan bahwa saldo telah berkurang sebesar Rp 8 juta. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lianganggang untuk proses lebih lanjut.
Tim Opsnal Polsek Lianganggang kemudian melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti serta keterangan hingga menemukan dugaan yang mengarah ke ZG. Pada saat penangkapan pada Sabtu (3/1/2026), petugas mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di rumah sekaligus toko bangunan lokasi kejadian dan berhasil mengamankannya disana.
Berdasarkan hasil interogasi, ZG mengakui bahwa ia telah mengambil ponsel korban dan mengambil uang dari mobile banking korban sebesar Rp 8 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 5 juta ditarik melalui mesin ATM, sementara Rp 3 juta ditransfer ke rekening orang lain. Atas perbuatannya, ZG dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Tips Saat HP Android Hilang atau Dicuri
Jika smartphone Anda hilang atau dicuri, ada beberapa langkah penting yang harus Anda lakukan:
-
Blokir kartu SIM
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menghubungi layanan operator seluler untuk meminta bantuan menonaktifkan kartu SIM. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya transaksi yang tidak diinginkan. Jika smartphone terhubung dengan layanan m-banking, Anda juga dapat mengontak bank terkait untuk memblokir akun. -
Lacak lokasi smartphone
Anda dapat menggunakan fitur “Find My Device” untuk melacak posisi smartphone. Fitur ini memungkinkan pengguna menemukan lokasi terakhir smartphone menggunakan Google Maps. Selain itu, fitur ini juga dapat digunakan untuk mengunci dan menghapus data smartphone.
Untuk melacak lokasi, akses situs Google Find My Device melalui tautan berikut: - Login ke akun Google yang terhubung pada smartphone.
- Pilih model smartphone yang ingin dilacak.
- Pengguna dapat melihat lokasi smartphone saat ini, termasuk riwayat lokasi dari Google Maps.
-
Fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk memainkan suara dering, mengunci perangkat, atau menghapus data secara permanen.
-
Lapor ke pihak kepolisian
Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda dapat melaporkan kehilangan smartphone ke pihak kepolisian. Meski peluang menemukan smartphone yang hilang cukup kecil, melaporkan kejadian ini tetap penting. Siapkan nomor IMEI smartphone, detail lokasi terakhir, dan ciri-ciri perangkat sebagai bukti tambahan.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











