"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Bukan Hanya Nongkrong, 7 Pemuda Cirebon Diamankan dengan Busur dan Celurit

Penangkapan Tujuh Pemuda Diduga Anggota Geng Motor di Cirebon

Pada dini hari, Jalan Buyut Roda, Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, tampak seperti malam biasa. Jalanan lengang dan udara dingin memperkuat kesan itu. Namun, di balik kesan “nongkrong” yang terlihat, polisi menemukan sesuatu yang jauh dari kata biasa, yakni senjata tajam dan peralatan memanah.

Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, petugas Polsek Pabuaran mengamankan tujuh pemuda yang diduga merupakan anggota geng motor. Mereka bukan hanya sekadar berkumpul, melainkan disebut-sebut tengah bersiap melakukan aksi tawuran.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, menjelaskan pengungkapan itu berawal dari laporan masyarakat. “Awalnya kami mendapatkan laporan mengenai keberadaan sekumpulan pemuda yang diduga membawa senjata tajam dan hendak tawuran. Kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan,” ujar Imara saat diwawancarai, Sabtu (10/1/2026).

Penggeledahan di lokasi membuat situasi berubah. Dari tangan para pemuda, petugas menemukan sejumlah senjata tajam dan peralatan memanah. Bukan hanya satu dua bilah, melainkan beragam jenis yang jarang ditemui dalam aktivitas harian.

“Saat dilakukan penggeledahan, kami menemukan senjata tajam. Dari tangan para pelaku terdapat sejumlah senjata tajam dan peralatan memanah, sehingga langsung kami amankan,” ucapnya.

Tujuh pemuda tersebut masing-masing berinisial DM (24), KA (18), RS (16), SH (19), IR (22), ZDA (18) dan MR (16). Seluruhnya tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon. Polisi juga menyita berbagai barang bukti yang memperkuat dugaan rencana tawuran. Di antaranya satu set busur panah beserta anak panah, dua buah celurit, satu buah samurai, satu buah golok, serta empat unit sepeda motor.

“Kami juga mengamankan barang bukti senjata tajam berupa panah beserta anak panah, dua celurit, satu samurai, satu golok, empat unit sepeda motor, dan barang bukti lainnya,” jelas dia.

Dalam dokumentasi yang diperlihatkan kepada awak media, tampak deretan senjata tajam dan peralatan memanah diletakkan di atas lantai paving block berbentuk segi enam. Salah satu yang mencolok adalah celurit besar atau corbek, dengan bilah melengkung panjang dan gagang kayu yang dibalut, bagian punggung bilahnya tampak kemerahan. Di sampingnya tergeletak pedang panjang jenis samurai dengan bilah sedikit melengkung dan gagang kayu memanjang. Tak hanya itu, terdapat pula sebilah besi lurus tanpa gagang yang tampak berkarat, menyerupai bahan mentah senjata. Ada celurit berukuran lebih kecil yang terlihat tua, sebuah pisau dapur atau parang pendek dengan gagang kayu cerah, serta yang paling menyita perhatian, yakni busur panah modern berwarna hitam lengkap dengan talinya.

Di dekatnya tergeletak tiga anak panah berbahan kayu atau bambu, salah satunya dengan bulu berwarna merah dan kuning. Usai diamankan, ketujuh pemuda tersebut dikumpulkan di depan Mapolsek Pabuaran. Mereka duduk jongkok berderet di atas paving, bertelanjang dada, dengan wajah yang disamarkan. Dua anggota polisi berseragam lengkap berdiri mengapit, salah satunya memegang barang bukti berupa celurit. Di barisan belakang, seorang pria berpakaian sipil tampak mengawasi.

Kapolresta Cirebon menyebutkan, ketujuh pemuda bersama seluruh barang bukti kini masih menjalani pemeriksaan intensif. “Para anggota geng motor beserta seluruh barang bukti saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pabuaran. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka diduga hendak melakukan tawuran,” katanya.

Peristiwa dini hari itu menjadi pengingat bahwa di balik aktivitas yang tampak sederhana, potensi gangguan keamanan bisa muncul kapan saja. Bukan sekadar nongkrong, tetapi nyaris berujung bentrokan, di mana berkat laporan warga dan respons cepat polisi, rencana itu berhasil dihentikan sebelum membahayakan banyak orang.

Barang Bukti yang Diamankan

Berikut daftar barang bukti yang ditemukan dan diamankan oleh polisi:

  • Busur panah modern berwarna hitam lengkap dengan talinya
  • Tiga anak panah berbahan kayu atau bambu, salah satunya dengan bulu berwarna merah dan kuning
  • Dua buah celurit
  • Satu buah samurai
  • Satu buah golok
  • Empat unit sepeda motor
  • Sebilah besi lurus tanpa gagang yang tampak berkarat
  • Celurit berukuran lebih kecil yang terlihat tua
  • Pisau dapur atau parang pendek dengan gagang kayu cerah

Fakta-Fakta Penting

  • Tujuh pemuda yang diamankan memiliki usia berbeda-beda, mulai dari 16 hingga 24 tahun.
  • Semua tersangka merupakan warga Kabupaten Cirebon.
  • Penggeledahan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat mengenai keberadaan pemuda yang diduga membawa senjata tajam.
  • Polisi menemukan berbagai senjata tajam dan peralatan memanah yang tidak biasa ditemukan dalam aktivitas harian.
  • Ketujuh pemuda kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Pabuaran.
Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *