Penangkapan Pelaku Curanmor yang Menembak Pedagang Beras di Palmerah
Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor yang juga melakukan penembakan terhadap seorang pedagang beras di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Dua tersangka, yaitu VV dan RC, ditangkap dalam waktu berbeda dan berada di lokasi berbeda.
Penangkapan Pelaku di Yogyakarta dan Cimahi
Menurut informasi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, salah satu pelaku bernama VV ditangkap di sebuah hotel di Yogyakarta pada Jumat (9/1/2026). Sementara itu, tersangka lainnya, RC, ditangkap di Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu (10/1/2026). Keduanya ditangkap oleh tim gabungan antara Jatanras Polda Metro Jaya dan Jatanras Polda DIY.
Kombes Pol Iman Imanuddin, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa VV bertindak sebagai eksekutor pencurian sekaligus pelaku penembakan. Sedangkan RC bertugas sebagai joki dan pemantau situasi di lokasi kejadian. Keduanya tidak berkutik saat ditangkap oleh aparat kepolisian di dua tempat berbeda.
Barang Bukti yang Disita
Polisi menyita beberapa barang bukti yang terkait dengan aksi kejahatan ini. Di antaranya adalah dua pucuk senjata api rakitan, 12 butir peluru, serta satu set kunci letter T beserta 15 anak kunci. Selain itu, tujuh unit sepeda motor hasil kejahatan, pakaian yang digunakan saat beraksi, dan rekaman CCTV juga turut disita.
Aksi Kejahatan yang Viral di Media Sosial
Sebelum penangkapan, dua orang spesialis pencuri sepeda motor yang dibekali senjata api melakukan aksinya di Jalan Kota Bambu Selatan, RT 04/06, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (7/1/2026) pagi. Dalam video yang viral di media sosial, pelaku datang mengendarai sepeda motor matic hitam menggunakan jaket dan helm. Salah satu joki menunggu di atas sepeda motornya untuk memudahkan kabur saat kepergok oleh warga.
Pelaku mencari kendaraan yang terparkir dan mengambil motor dengan cara merusak lubang kunci menggunakan alat kunci letter T. Setelah berhasil menyalakan sepeda motor jenis Scoopy, pelaku berusaha kabur. Namun, mereka dipergoki oleh pemilik kendaraan hingga akhirnya mencap pedal gas.
Sepeda motor Scoopy putih yang dicuri sempat jamping karena aksinya kepergok oleh warga. Aksi kejar-kejaran pun terjadi dan salah satu pelaku yakni joki sempat terjatuh. Saat terjatuh, pelaku mengeluarkan senjata api dan menembakan ke salah satu warga yang berupaya menangkap, ditembak bagian kakinya.
Warga sempat menangkap satu pelaku yang terjatuh, tapi karena satu pelaku lainnya membantu dengan menodongkan senjata api, warga memilih menyelamatkan diri. Kedua pelaku berhasil melarikan diri dengan sepeda motor milik korban yakni Honda Scoopy putih.
Pengakuan Korban dan Warga
Irwansyah, pemilik rumah yang terkena peluru senpi pelaku, mengatakan peristiwa itu terjadi pukul 08.00 WIB. “Pelaku mengambil motor dalam waktu lima menit, rumah korban kebetulan di belakang rumah saya,” katanya, Rabu.
Ketua RT 05 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Tri Lugianto, mengatakan, pedagang beras itu awalnya berniat membantu menangkap pelaku pencurian motor. “Pedagang beras sempat memiting pelaku supaya tidak kabur,” kata Tri Lugianto.
Dalam waktu bersamaan, pelaku mengeluarkan senjata api dan meletuskan peluru sebanyak tiga kali. Salah satu peluru mengenai kaki pedagang beras berinisial H itu, satu lainnya meleset ke udara, serta satu peluru lainnya ke arah pagar rumah warga.











