Tampang Albertinus Napitupulu, Jaksa Terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK
Albertinus Napitupulu adalah salah satu dari tiga jaksa yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). OTT ini berlangsung pada Kamis (18/12/2025), dan menangkap enam orang. Salah satunya adalah Albertinus, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejari Hulu Sungai Utara (HSU) Kalsel.
Sebelum menjabat sebagai Kajari HSU, Albertinus pernah bertugas di Tolitoli, Sulawesi Tengah selama tiga tahun. Ia dikenal sebagai jaksa yang jujur dan lurus dalam menjalankan tugasnya. Namun, kini ia terlibat dalam kasus korupsi, yang membuat banyak pihak terkejut.
Setelah kabar penangkapan beredar, Albertinus tiba di Gedung Merah Putih KPK. Ia tampak mengenakan kaus berwarna abu-abu, celana panjang hitam, serta sepatu dan masker. Saat tiba di gedung, ia membawa sebuah tas. Meski dihadapkan oleh pertanyaan dari para awak media, Albertinus tidak memberikan komentar apapun.
Selain Albertinus, Asis Budianto, jaksa Kasi Intel Kejari Hulu Sungai Utara, juga ditangkap dalam operasi tersebut. Ia datang dengan pakaian tertutup, termasuk jaket hitam dan hodie yang menutupi kepalanya. Ia juga mengenakan masker medis berwarna biru muda dan membawa dua buah tas saat digiring masuk ke dalam gedung oleh petugas KPK.
Barang Bukti Uang Ratusan Juta Rupiah
Menurut pernyataan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, kedua oknum tersebut telah tiba di Gedung KPK setelah diamankan dalam kegiatan OTT di wilayah Kalimantan Selatan.
Selain itu, penyidik juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah.
Setelah dibawa ke Gedung KPK, kedua orang tersebut akan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Dugaan awalnya adalah tindak pemerasan. Budi menegaskan bahwa pihak-pihak yang terjaring akan menjalani proses hukum sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), yaitu dalam waktu 1×24 jam, KPK akan menentukan status hukum mereka apakah akan ditingkatkan menjadi tersangka atau tidak.
Respons Wakil Ketua KPK
Kabar tentang operasi OTT di Kalimantan Selatan ini dikonfirmasi singkat oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Ia meminta publik untuk menunggu proses yang sedang berjalan. “Sabar,” kata Fitroh melalui pesan singkat kepada wartawan, Kamis (18/12/2025) sore.
Rentetan Penangkapan Jaksa
Operasi OTT di Hulu Sungai Utara ini menambah daftar panjang oknum jaksa yang berurusan dengan KPK. Sebelumnya, KPK juga melakukan OTT terhadap jaksa di wilayah Banten, yang terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan perkara yang melibatkan tenaga kerja asing (TKA).
Para pihak yang diamankan saat ini sedang dalam proses untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Setibanya di markas KPK nanti, mereka akan menjalani pemeriksaan intensif. Sesuai dengan KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang terjaring OTT tersebut.
Laporan Harta Kekayaan Albertinus Napitupulu
Sebelumnya, Albertinus Parlinggoman Napitupulu sempat melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Laporan tersebut disampaikan pada 22 Januari 2025. Dalam laporannya, Albertinus memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 1.124.000.000.
Berikut rincian harta kekayaan Albertinus:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN
Rp. 1.100.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/45 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 2 m2/4 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 600.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN
Rp. 9.000.000
1. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR Tahun 2008, HASIL SENDIRI Rp. 9.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA
Rp. 10.000.000
D. SURAT BERHARGA
Rp. —-
E. KAS DAN SETARA KAS
Rp. 5.000.000
F. HARTA LAINNYA
Rp. —-
Sub Total
Rp. 1.124.000.000
III. HUTANG
Rp. —-
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III)
Rp. 1.124.000.000











