"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Doa Warga Saat Bantu Cari Kerangka Alvaro di Jembatan Cilalay Tenjo

Penemuan Kerangka Alvaro di Bawah Jembatan Cilalay

Di tengah rasa sedih dan kekecewaan, warga Tenjo, Kabupaten Bogor, kembali menghadapi kenyataan pahit. Pada hari Minggu (23/11/2025), kerangka yang diduga adalah Alvaro, bocah berusia 6 tahun, ditemukan di bawah Jembatan Cilalay. Kejadian ini menjadi titik akhir dari pencarian panjang yang dilakukan oleh keluarga dan aparat kepolisian.

Alvaro dilaporkan hilang sejak awal Maret 2025, tepatnya di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sejak saat itu, keluarganya terus mencari keberadaannya tanpa hasil. Namun, setelah delapan bulan, kabar duka datang. Jasad Alvaro ditemukan dalam kondisi tidak utuh, hanya menyisakan tulang belulang yang tersebar di semak-semak.

Kesaksian Sunaryo, Warga yang Turut Membantu Pencarian

Sunaryo, seorang warga setempat, menceritakan pengalamannya saat membantu proses pencarian. Ia mengungkap bahwa kerangka korban ditemukan di bawah tumpukan sampah ilegal. Meskipun berjarak sekitar 20 meter dari warung tempat ia berjualan, Sunaryo mengaku tidak pernah merasa curiga sedikit pun.

“Saya tidak pernah mencium bau tak sedap yang berbeda dari tumpukan sampah dan juga tidak pernah merasa curiga terhadap seseorang yang membuang sesuatu di tempat itu karena sudah biasa,” ujarnya.

Sunaryo juga menunjukkan rasa kasihan terhadap Alvaro. Saat melakukan pencarian, ia merasa sedih karena bocah itu menjadi korban kekejian ayah tirinya. Ia bahkan memohon kepada aparat agar pelaku mendapat ampunan di akhirat.

“Di dalam hati saya, saya berkata, mudah-mudahan kamu masuk surga, kamu tidak punya dosa, kasihan banget kamu,” katanya.

Kondisi Jasad Alvaro yang Menyedihkan

Ketika pencarian dilakukan, Sunaryo melihat kondisi jasad Alvaro yang sangat menyedihkan. Dari informasi yang ia dapat, jasad korban dibungkus dengan kantong kresek yang rusak dan kain. Ada potongan pakaian seperti celana dan baju yang juga ditemukan.

“Tulang-tulangnya berceceran, ada juga kain yang terkubur. Mungkin dimakan oleh hewan buas, terutama malam hari banyak binatang liar,” tambahnya.

Sunaryo juga menawarkan diri untuk membantu pencarian hingga tuntas. Ia mengatakan bahwa pencarian belum maksimal karena beberapa bagian tulang masih tertinggal akibat sampah dan kurangnya pencahayaan saat pencarian dilakukan.

Pelaku Pembunuhan Ternyata Ayah Tiri

Sebelum penemuan jasad Alvaro, polisi telah menangkap pelaku pembunuhan. Sosok tersebut adalah ayah tirinya sendiri, Alex Iskandar. Alex ditangkap pada tanggal 19 November 2025 oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

Setelah ditangkap, Alex mengakui perbuatannya. Ia mengakui bahwa ia membunuh Alvaro dan membuang jasadnya di kawasan Jembatan Cilalay, Tenjo, Bogor. Dari pengakuan tersebut, polisi kemudian membawa Alex ke lokasi kejadian untuk menunjukkan tempat dimana jasad korban ditemukan.

Namun, setelah diinterogasi dan dipenjara, Alex nekat mengakhiri hidupnya. “Setelah ditangkap, diinterogasi, lalu masuk sel, tadi pagi dia mengakhiri hidup,” kata Tugimin, kakek korban.

Rasa Sedih yang Menggelayut

Keluarga Alvaro tetap merasa sedih meski jasad putranya telah ditemukan. Rasa kehilangan dan kesedihan terasa lebih dalam ketika mereka melihat kondisi jasad yang telah berantakan. Proses pencarian yang tidak sempurna membuat mereka merasa belum bisa benar-benar tenang.

Dengan penemuan ini, keluarga dan warga setempat berharap keadilan bisa ditegakkan dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya. Semoga Alvaro diberikan kedamaian di alam barzah dan keluarga bisa merasa lega dengan kebenaran yang telah terungkap.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *