"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Plafon Sekolah MIN 2 Polman Roboh, Siswa Dialihkan ke Aula

Kebocoran Plafon Ruang Kelas di MIN 2 Polman dan MAN 1 Polman

Pada hari Kamis (12/11/2025), terjadi kejadian yang menghebohkan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Polewali Mandar (Polman). Plafon ruang kelas satu di sekolah tersebut ambruk, menimpa kursi dan meja belajar yang berada di dalam ruangan. Kejadian ini terjadi di Desa Rea Timur, Kecamatan Binuang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka karena kejadian ini terjadi saat sekolah sedang tutup.

Wali kelas satu, Suryana, menyebut bahwa ruang kelas tersebut dihuni oleh 14 siswa kelas satu. Saat ia masuk ke ruangan, plafon sudah berantakan dan berserakan di sekitar meja serta kursi belajar. “Syukurlah tidak ada yang terkena,” katanya.

Suryana juga menambahkan bahwa plafon kelas tersebut sudah terlihat retak di beberapa sudut sejak tiga bulan terakhir. Akibat kejadian ini, siswa kelas satu dipindahkan untuk belajar di aula sekolah sementara plafon belum dibersihkan. Pihak sekolah masih menunggu arahan lebih lanjut untuk perbaikan.

Staf sekolah, Usman, menjelaskan bahwa ruang kelas tersebut selesai dibangun pada akhir 2024 oleh kontraktor PT Arya Perkasa Utama. Pengerjaan proyek ini dimulai pada awal 2023. “Belum genap satu tahun difungsikan, plafon sudah ambruk,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap perbaikan segera dilakukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali. Mereka juga meminta pihak terkait untuk segera meninjau kondisi ruangan dan memberikan solusi yang tepat.

Plafon Ruang Kelas di MAN 1 Polman Juga Ambruk

Selain di MIN 2 Polman, kejadian serupa juga terjadi di MAN 1 Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Plafon ruang kelas XI Merdeka Sembilan ambruk pada Jumat (10/10/2025) kemarin sore. Kejadian ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang. Ruangan kelas XI IPA yang berisi 36 siswa ini pun sementara waktu tidak dapat digunakan.

Pihak sekolah terpaksa mengungsikan siswa satu kelas untuk belajar di mushala. Pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (11/10/2025), serpihan plafon nampak berserakan, menimpa kursi dan meja kelas. Sejumlah buku pelajaran, kertas tugas siswa, hingga sepatu masih berserakan di lantai.

Pekerja proyek rehab bangunan ini rencananya akan membereskan sisa serpihan plafon, mengeluarkan kursi dan meja dari ruangan kelas, serta mencari penyebab ambruknya plafon. Humas MAN 1 Polman, Fahruddin, mengatakan bahwa ambruknya plafon ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang.

“Kejadiannya saat hujan deras disertai angin kencang, lalu plafon kelas ini langsung ambruk,” kata Fahruddin kepada wartawan. Dia menyebut letak gedung di samping persawahan sehingga jadi sasaran tiupan angin kencang.

Meski beberapa ruang kelas terkena angin kencang, namun hanya plafon kelas XI Merdeka Sembilan yang ambruk. Fahruddin menyebut saat kejadian, siswa sudah selesai belajar dan pulang meninggalkan ruang kelas.

“Karena bersebelahan dengan sawah, angin masuk lalu menyebabkan plafon ini ambruk,” ungkapnya. Dia menyebut ruang kelas plafonnya ambruk ini akan dikosongkan untuk sementara waktu. Siswa akan dipindahkan untuk belajar sementara memilih Mushola karena ruang kelas sudah penuh.

Plafon ruang kelas yang ambruk ini kata Fahruddin selesai di rehab oleh PUPR Sulbar 2024 lalu. Sudah satu tahun digunakan siswa untuk proses belajar mengajar usai pekerjaan rehab selesai.

Kesimpulan

Dua kejadian ambruknya plafon ruang kelas di MIN 2 Polman dan MAN 1 Polman menjadi peringatan penting bagi pihak sekolah dan instansi terkait. Diperlukan pengecekan berkala dan pemeliharaan rutin untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Selain itu, diperlukan juga koordinasi antara pihak sekolah, kontraktor, dan dinas terkait untuk memastikan kualitas bangunan dan keselamatan pengguna ruangan.


Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *