"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Kronologi lengkap penangkapan 8 tahanan kabur Polres Bangka, 3 menyerahkan diri

Penangkapan Delapan Tahanan yang Melarikan Diri dalam Waktu Kurang dari 2×24 Jam

Delapan tahanan yang melarikan diri dari rumah tahanan Polres Bangka berhasil diamankan kembali dalam waktu kurang dari 2×24 jam. Seluruh tahanan ditangkap atau menyerahkan diri sejak Rabu (8/4/2026) subuh hingga Kamis (9/4/2026) malam. Keberhasilan ini menunjukkan kerja sama yang cepat dan efektif antara pihak kepolisian dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso menjelaskan, peristiwa pelarian terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Para tahanan kabur dengan cara menggergaji teralis besi dan memecahkan kaca akrilik di ruang tahanan. Aksi pelarian tersebut baru diketahui oleh petugas jaga sekitar pukul 04.19 WIB. Kemudian, petugas yang mengetahui kejadian itu kemudian segera melaporkannya kepada Kapolres Bangka untuk ditindaklanjuti.

Mendapat laporan tersebut, Kapolres Bangka langsung melaporkannya kepada Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Viktor Theodorus Sihombing. Kapolda kemudian memerintahkan pembentukan tim gabungan untuk melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang melarikan diri.

“Bapak Kapolda memberikan atensi khusus terhadap kasus ini dan memerintahkan pembentukan tim gabungan untuk melakukan pengejaran,” kata Kombes Pol Agus dalam konferensi pers di Aula Tribrata Polres Bangka, Jumat (10/4/2026).

Empat Tahanan Hari Rabu, 8 April 2026

Dalam proses pengejaran, satu tahanan atas nama M. Takfin (36) menyerahkan diri sekitar pukul 06.30 WIB pada hari yang sama, atau hanya beberapa jam setelah pelarian.

Selanjutnya pada pukul 14.45 WIB, tahanan bernama Hari Darma (23) berhasil diamankan oleh tim Opsnal Polres Bangka Barat di depan SPBU Kampung Jawa, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Saat diamankan, Hari Darma diduga hendak menyeberang ke Sumatera Selatan. Namun upaya tersebut gagal karena yang bersangkutan tidak memiliki identitas diri.

Pada malam harinya sekitar pukul 23.25 WIB, tahanan Yogi Triliado (32) juga menyerahkan diri ke Polres Bangka. Hampir bersamaan dengan itu, tim gabungan berhasil menangkap Andri Darmawan (23) di depan Toko ECO, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.

“Pada hari pertama pascakejadian, empat tahanan berhasil diamankan kembali,” jelas Agus.

Empat Tahanan Hari Kamis, 9 April 2026

Pengejaran dilanjutkan pada Kamis (9/4/2026). Sekitar pukul 16.00 WIB, Supriyadi berhasil ditangkap di wilayah Belinyu, Kabupaten Bangka. Dua jam kemudian, Weli (35) diamankan di wilayah Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam pelariannya, Weli sempat mencuri sepeda motor warga dan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap dengan membawa dua bilah pisau di pinggangnya. Barang bukti sepeda motor tersebut telah diamankan oleh polisi.

“Yang bersangkutan sempat melakukan pencurian sepeda motor saat melarikan diri. Barang bukti sepeda motor juga sudah berhasil diamankan,” ujar Agus.

Upaya penangkapan terhadap Weli menjadi yang paling dramatis. Pasalnya, selain mencuri motor warga, Weli juga melawan petugas kepolisian saat hendak diamankan dengan mempersiapkan dua bilah pisau di pinggangnya.

Selanjutnya pada pukul 19.20 WIB, tahanan bernama Anugerah (23) berhasil ditangkap oleh tim gabungan. Terakhir, sekitar pukul 21.00 WIB, tahanan Rosi Afrianto (35) menyerahkan diri ke Polsek Puding Besar.

Dengan tertangkapnya seluruh tahanan tersebut, delapan orang yang sebelumnya kabur kini telah kembali diamankan oleh pihak kepolisian.

Kombes Pol Agus menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen serta atensi khusus dari Kapolda Kepulauan Bangka Belitung dalam menangani kasus tersebut.

“Kurang dari dua kali 24 jam seluruh tahanan yang melarikan diri sudah berhasil diamankan kembali,” ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam proses pencarian dan penangkapan para tahanan, termasuk masyarakat yang turut memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Ini hasil kerja keras tim gabungan yang bergerak cepat melakukan pengejaran hingga seluruh tahanan berhasil diamankan kembali,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bangka Deddy Dwitiya Putra menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, media, serta seluruh personel kepolisian yang turut membantu proses pencarian para tahanan tersebut.

“Terima kasih atas doa dan dukungan dari masyarakat, rekan-rekan media, serta seluruh personel yang telah membantu proses pencarian hingga para tahanan dapat kembali diamankan,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, dalam proses pengejaran tersebut tim gabungan bergerak cepat dengan membentuk beberapa tim pencarian di sejumlah wilayah. Ia juga memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi serta memperketat pengawasan di rumah tahanan Polres Bangka guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Ke depan kami akan memperketat pengawasan dan melakukan evaluasi agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali,” imbuhnya.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *