"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Kecelakaan maut di Yogyakarta-Wates: korban tewas jadi 4 orang

Kecelakaan Maut di Jalan Wates Bantul Tambah Korban Jiwa

Korban tewas dalam kecelakaan maut antara sepeda motor dan mobil di Jalan Yogyakarta-Wates, Argorejo, Sedayu, Kabupaten Bantul, pada dini hari Jumat (3/4/2026) meningkat menjadi empat orang. Hal ini terjadi setelah AGS (17), seorang pelajar dari Sidorejo, Godean, Sleman, meninggal dunia di rumah sakit.

AGS sebelumnya mengalami luka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, karena kondisi kesehatannya yang sangat buruk, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Kematian AGS menambah jumlah korban jiwa dalam kecelakaan memilukan tersebut.

Pengemudi Motor Tak Menggunakan Helm

Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, seluruh korban tewas dalam kecelakaan ini tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memperparah cedera mereka.

“Tidak ditemukan helm kedua pengendara sepeda motor,” kata Rita. Dalam kecelakaan tersebut, tiga kendaraan terlibat, yaitu Honda Scoopy AB 5668 DB, Honda Scoopy AB 3554 EV, serta mobil Toyota Avanza AD 1838 NQ.

Peristiwa Kecelakaan yang Menyedihkan

Kecelakaan bermula ketika dua sepeda motor Scoopy melaju dari arah timur ke barat. Keduanya melawan arus lalu lintas. Pada saat bersamaan, sebuah mobil Avanza melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan.

Jarak yang terlalu dekat membuat Scoopy AB 5668 DB menghantam bodi depan Avanza. Mobil pun oleng, dan seketika Scoopy AB 3554 EV menabrak sisi kiri Avanza. Benturan keras itu tak terhindarkan.

Warga sekitar yang kebetulan melintas segera memberikan pertolongan. Namun, nasib berkata lain: tiga nyawa melayang, satu lainnya mengalami luka parah.

Identitas Korban Tewas

Korban meninggal dunia adalah R (17), seorang pelajar asal Moyudan, Sleman, yang sedang membonceng Scoopy AB 5668 DB. Ia sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, namun nyawanya tidak tertolong.

AA (19), pelajar asal Sedayu, Bantul, pengendara Scoopy AB 3554 EV, tewas di lokasi kejadian. Bersamanya, F (18), pelajar asal Minggir, Sleman, yang duduk di belakang juga meninggal dunia.

AGS (17), pengendara Scoopy AB 5668 DB, mengalami patah kaki kanan dan luka terbuka di kepala. Ia segera dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk penanganan intensif.

Pengemudi Avanza Selamat

Pengemudi Avanza, S (62), dan penumpangnya, AR (28), warga Klaten, Jawa Tengah, selamat tanpa luka. Meski begitu, kendaraan mereka rusak parah: kaca depan pecah, bodi depan ringsek, dan pintu samping kiri remuk. Kedua sepeda motor pun hancur. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp10 juta.

Pesan Penting dari Kecelakaan Ini

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa berbahayanya melawan arus. Tiga nyawa melayang, satu terluka, dan keluarga mereka harus menanggung duka mendalam.


Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *