Detik-Detik Penyelamatan Kebakaran di Rumah Dua Lantai
Pada Jumat (6/3/2026) sore, sebuah kebakaran hebat terjadi di rumah dua lantai yang berada di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur. Kejadian ini memicu respons cepat dari Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Gorontalo. Mereka mengerahkan tiga unit armada utama untuk melokalisir api dan mencegah perambatan ke bangunan lain.
Rumah tersebut dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi sangat besar karena hampir seluruh perabotan dan aset berharga dalam rumah hangus terbakar.
Proses Respons Cepat Damkar
Kronologi kejadian dimulai ketika warga Kelurahan Ipilo mendengar suara kepulan asap tebal yang tiba-tiba membumbung tinggi dari sebuah bangunan dua lantai. Informasi tentang kebakaran langsung disampaikan melalui grup WhatsApp internal Damkar, yang menjadi pusat koordinasi darurat.
Begitu pesan darurat diterima, markas Damkar segera berubah menjadi siaga penuh. Sesuai prosedur operasional standar, tim pemadam langsung bersiap dengan peralatan lengkap tanpa membuang waktu sedikit pun. Berdasarkan catatan resmi, petugas mulai bergerak aktif pada pukul 16.21 WITA.
Armada pemadam langsung tancap gas menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) sambil membunyikan sirine peringatan. Perjalanan dilakukan dengan kecepatan penuh tetapi tetap mengedepankan keselamatan di jalan raya.
Sesampainya di lokasi, petugas disambut oleh kobaran api yang sudah mulai menguasai konstruksi bangunan. Warga yang panik segera mengerumuni petugas untuk memberikan informasi awal. Dari keterangan warga setempat, diketahui bahwa rumah dua lantai tersebut sedang dalam keadaan kosong.
Meskipun tidak ada penghuni, fokus utama petugas tetap pada upaya pemadaman total secepat mungkin. Tidak hanya itu, mereka juga berusaha memutus “jalan api” agar lidah api tidak menjangkau atap-atap tetangga.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti dari munculnya api masih menjadi teka-teki. Tim Damkar masih terus bekerja di lapangan untuk mengumpulkan data-data terkait kebakaran hebat tersebut. Meskipun begitu, Luthfi, Koordinator Damkar Kota Gorontalo, mengaku bersyukur atas keberhasilan anggotanya di lapangan.
Keberhasilan paling vital adalah kemampuan tim Damkar melakukan isolasi api dengan sangat efektif. Hal ini menjadi pencapaian besar mengingat letak bangunan yang berada di tengah pemukiman yang sangat rapat. “Kita bisa batasi sehingga tidak menjalar ke bangunan yang lain,” tegas Luthfi.
Jika terlambat sedikit saja, api dipastikan akan merembet ke dinding-dinding rumah warga lainnya yang berdampingan langsung. Dalam operasi pemadaman ini, kekuatan armada yang dikerahkan tidaklah main-main. Damkar Kota Gorontalo menerjunkan sedikitnya tiga unit armada pemadam utama milik pemerintah kota.
Langkah Preventif yang Harus Dilakukan
Belajar dari kejadian di Ipilo ini, masyarakat Kota Gorontalo perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hendak meninggalkan rumah dalam durasi yang cukup lama. Salah satu langkah preventif yang paling utama adalah memastikan seluruh fasilitas listrik dalam posisi non-aktif atau off.
Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko arus pendek yang sering kali menjadi pemicu kebakaran rumah kosong. Selain urusan teknis listrik, ia juga menyarankan pentingnya komunikasi sosial dengan tetangga sekitar.
Menitipkan kunci rumah kepada tetangga yang dipercaya dianggap sebagai langkah bijak agar rumah tetap terpantau secara berkala saat pemiliknya pergi.












