"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

265 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Kotamobagu, 23 Orang Tewas dan 394 Luka-Luka pada 2025

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kotamobagu Meningkat

Sepanjang tahun 2025, wilayah hukum Polres Kotamobagu mencatat sejumlah besar kecelakaan lalu lintas. Dari data yang diperoleh, tercatat total 265 kasus kecelakaan, dengan korban meninggal sebanyak 23 orang dan 394 lainnya mengalami luka-luka. Angka ini menunjukkan tingginya risiko keselamatan berkendara di kota tersebut.

Kasat Lantas Polres Kotamobagu, Iptu Luster Simanjuntak, menjelaskan bahwa mayoritas kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengemudi. Faktor-faktor seperti melanggar rambu lalu lintas, kecepatan tinggi, tidak memakai helm, serta penggunaan ponsel saat berkendara menjadi penyebab utama. “Sebagian besar kecelakaan terjadi karena human error. Kurangnya disiplin, tidak memakai helm, melawan arus, hingga menggunakan ponsel saat berkendara,” katanya.

Untuk menekan angka kecelakaan, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli serta upaya preventif dan edukatif. Pengemudi diminta untuk lebih sadar akan keselamatan berkendara. “Kami mengajak seluruh pengendara untuk tertib berlalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan, gunakan helm dan sabuk pengaman, serta patuhi rambu-rambu. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Kecelakaan di Jalan AKD Trans Sulawesi

Beberapa waktu lalu, terjadi kecelakaan serius di Jalan AKD Trans Sulawesi, Kota Kotamobagu. Jalan ini merupakan bagian dari jaringan Jalan Raya Trans-Sulawesi yang menghubungkan wilayah Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, hingga Gorontalo Utara. Kejadian ini melibatkan sebuah mobil dan sepeda motor, sehingga mengakibatkan pengendara roda dua meninggal.

Menurut keterangan saksi, insiden bermula ketika mobil berusaha mendahului kendaraan lain. Pada saat yang sama, sepeda motor melaju di jalur depan, menyebabkan jarak antar kendaraan sangat dekat. Akibatnya, pengendara motor terjatuh dan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Mobil kemudian oleng dan berhenti di depan halaman rumah warga.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa kecelakaan diduga terjadi karena kurangnya perhatian pengemudi mobil terhadap adanya sepeda motor di jalur depan. Korban dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal setelah mendapatkan penanganan medis. Jenazah korban kini berada di rumah duka.

Tips Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Untuk mencegah kecelakaan, berikut 10 cara yang bisa dilakukan:

  • Gunakan transportasi umum jika memungkinkan. Hal ini lebih aman dibanding membawa kendaraan sendiri.
  • Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
  • Perhatikan jauh ke depan dan cari tahu potensi bahaya di jalan raya.
  • Biasakan berada di satu lajur. Jangan sering berganti jalur.
  • Antisipasi pengemudi yang suka berpindah jalur. Jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
  • Perhatikan blindspot pada kendaraan.
  • Teliti setiap persimpangan, gang, atau lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau situasi.
  • Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman.
  • Jangan lawan arus.
  • Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

Informasi Tentang Kotamobagu

Kotamobagu adalah kota di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Kota ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2007 pada tanggal 2 Januari 2007. Sebelumnya, kotamobagu berstatus sebagai ibukota Kabupaten Bolaang Mongondow, yang kemudian dipindahkan ke Lolak.

Jumlah penduduk Kotamobagu pada akhir tahun 2024 mencapai 121.526 jiwa. Mayoritas penduduknya adalah suku Mongondow. Kota ini memiliki akses yang baik ke berbagai wilayah di Sulawesi Utara, termasuk Jalan AKD Trans Sulawesi yang menjadi jalur vital.


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *