PSIS Semarang Gagal Mencuri Poin dalam Laga Kontra PSS Sleman
Pada pertandingan pekan ke-15 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, PSIS Semarang gagal mencuri poin saat bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (10/1/2025) sore. Dalam laga ini, PSIS kalah dengan skor 1-2 dari tuan rumah PSS Sleman.
Dua gol PSS Sleman masing-masing dicetak oleh Junior Haqi pada menit ke-4 dan Gustavo Tocantins pada menit ke-61. Sementara itu, gol balasan PSIS datang dari Beto Goncalves pada menit ke-49. Hasil ini membuat PSIS sementara berada di posisi sembilan klasemen sementara dengan delapan poin.
Di sisi lain, kemenangan ini membawa PSS Sleman kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya kalah dari Kendal Tornado FC. Kemenangan ini juga menjadi momen penting bagi tim Super Elja yang tampil lebih percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri.
Debut Pemain Baru PSIS
Laga kontra PSS menjadi debut sejumlah pemain baru PSIS. Selain Beto Goncalves yang sukses mencetak gol untuk laga pertamanya bersama PSIS, beberapa nama lain juga menjalani debut mereka, seperti Otavio Dutra, Tegar Infantrie, Esteban Vizcarra, Rangga Sumarna, M Alwi, Ocvian Chanigio, Gustur Cahyo, dan Wawan Febrianto.
Namun, tiga pemain asing baru PSIS—Rafinha, Denilson, dan Aldair Simanca—masih belum terlihat dalam daftar susunan pemain. Hal ini disebabkan oleh proses pendaftaran mereka yang belum selesai sesuai regulasi. Sementara itu, PSS juga belum bisa memainkan pemain asing barunya, Lucao.
Permainan Lebih Terorganisir
Kehadiran sejumlah pemain baru dalam laga kontra PSS memberikan warna tersendiri bagi PSIS. Permainan tim Mahesa Jenar tampak lebih terorganisir dibanding beberapa laga sebelumnya. Selain Beto yang mencetak gol, dua pemain muda yang baru saja diperkenalkan beberapa hari lalu—M Alwi dan Rangga Sumarna—bermain cukup apik dalam laga ini.
M Alwi, yang bermain sebagai bek kiri, menunjukkan performa yang baik. Sementara itu, Rangga Sumarna yang berada di sisi sayap kanan juga tampil mengesankan.
Tanggapan Pelatih PSIS
Pelatih PSIS Jafri Sastra mengakui bahwa anak-anak asuhnya tidak bermain jelek dalam laga ini. Ia menyatakan bahwa timnya bermain bagus, meskipun hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.
“Anak-anak sebetulnya tidak bermain jelek. Mereka bermain bagus. Tapi hasil akhir belum berpihak kepada kami. Selamat untuk PSS,” ujar Jafri dalam jumpa pers usai laga.
Jafri menyebut kekalahan ini menjadi evaluasi penting untuk laga berikutnya kontra Deltras FC yang akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang pada 17 Januari mendatang.
“Yang jelas kami harus melakukan evaluasi untuk laga berikutnya, karena posisi kami di papan klasemen masih berada di posisi bawah. Semoga kedepan kami bisa bermain lebih baik lagi,” tambahnya.
Jalannya Pertandingan
PSS Sleman tampil agresif sejak menit awal dan berhasil unggul cepat di menit ke-4 melalui gol Junior Haqi. Meski PSS terus melakukan serangan, pertahanan PSIS yang digawangi Otavio Dutra berhasil menghalangi ancaman tuan rumah.
Menit ke-14, PSS kembali memiliki peluang lewat Gustavo Tocantins, namun tendangannya masih bisa diamankan kiper PSIS, Rizky Darmawan. Beberapa menit kemudian, PSIS mencoba membalas dengan tendangan jarak jauh Ocvian Chanigio, namun bola melambung.
Di babak kedua, PSIS berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-49 melalui gol Beto Goncalves. Namun, PSS kembali unggul di menit ke-61 lewat aksi Gustavo Tocantins.
Skor 2-1 untuk keunggulan PSS Sleman tetap bertahan hingga akhir laga.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











