"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Ketua The Jakmania Minta Suporter Jaga Kondusivitas Laga Persib vs Persija



JAKARTA — Menjelang pertandingan yang penuh rivalitas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada Minggu, 11 Januari 2026, Ketua Umum The Jakmania, Diky Sumarno, memberikan imbauan tegas kepada seluruh anggota Jakmania untuk menjaga ketertiban dan tidak hadir langsung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap berbagai pihak yang telah bekerja keras memastikan pertandingan berjalan aman dan lancar. Diky menekankan bahwa sikap dewasa dari suporter menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kompetisi.

“Saya ingin menyampaikan pesan kepada seluruh Jakmania. Menjelang laga Persib melawan Persija, kami mengimbau agar tidak datang ke GBLA. Kita perlu menghargai banyak pihak yang sudah berupaya keras meyakinkan semua unsur terkait demi kelancaran pertandingan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap Persija Jakarta tidak selalu diwujudkan melalui kehadiran langsung di stadion lawan. Menurutnya, bentuk dukungan terbaik justru tercermin dari kemampuan suporter menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Mencintai Persija bukan berarti harus hadir di tengah pendukung lawan. Esensi dari cinta adalah menjaga diri kita, menjaga Persija, dan menjaga agar peluang tim tetap berada di jalur juara,” katanya.

Diky juga menyoroti pentingnya pertandingan ini bagi perjalanan Persija musim ini. Ia menilai laga tersebut sangat krusial karena dapat menentukan posisi tim di klasemen sementara, termasuk peluang menjadi juara paruh musim.

“Musim ini peluang Persija untuk meraih gelar sangat terbuka. Jika kita menang, Persija berpeluang menjadi juara paruh musim. Karena itu, pertandingan ini sangat penting, bukan hanya untuk tim, tetapi juga bagi Jakmania,” ucapnya.

Menurutnya, duel Persib kontra Persija dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi dan penuh emosi, mengingat kualitas kedua tim yang sama-sama memiliki kekuatan besar.

“Pertandingan ini akan berjalan intens dan emosional. Kedua tim memiliki kualitas yang luar biasa. Persija punya skuad dan permainan yang sangat baik, dengan kekuatan yang menjadi pembeda,” tuturnya.

Sebagai alternatif dukungan, Diky mengajak Jakmania untuk menyaksikan pertandingan dari wilayah masing-masing, baik melalui nonton bareng komunitas, di rumah bersama keluarga, maupun lewat siaran resmi.

“Jakmania bisa mendukung dari rumah, bersama teman dan keluarga, atau di komunitas. Pertandingan juga bisa disaksikan secara resmi melalui Vidio. Mendukung lewat jalur resmi adalah bentuk kecintaan kita terhadap Persija Jakarta,” ujarnya.

Di akhir pesannya, Diky kembali menekankan pentingnya menjaga rivalitas tetap sehat dan bermartabat. Ia menilai kedewasaan suporter tercermin dari sikap saling menghormati, bukan dari tindakan provokatif.

“Rivalitas adalah bagian dari sepak bola dan menjadi bumbu yang indah. Namun rivalitas harus dijalani secara sehat. Kita jaga sikap, jaga kehormatan, dan tunjukkan kedewasaan sebagai suporter,” tegasnya.

Ia juga memberikan pesan kepada para pemain Persija agar tampil penuh semangat, namun tetap mengontrol emosi di lapangan.

“Untuk para pemain Persija, laga ini bukan pertandingan biasa. Ini penentu posisi puncak dan juga menyangkut harga diri Persija, Jakarta, dan Jakmania. Bermainlah dengan semangat, tetap tenang, dan nikmati pertandingan,” katanya.

Menutup pernyataannya, Diky mengapresiasi Jakmania yang memilih mendukung dengan cara tertib dan berharap Persija Jakarta mampu membawa pulang kemenangan dari Bandung.

“Terima kasih kepada Jakmania yang menggelar nonton bareng atau mendukung dari rumah. Mari kita tunjukkan bahwa Jakarta itu dewasa dan berkelas. Insya Allah, kita raih tiga poin dan sambut tim pulang dari Bandung dengan kemenangan,” pungkas Diky.

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *