"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Bisnis  

FABA: Langkah Nyata PLN IP UBP Pangkalan Susu Membantu Masyarakat

Pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) untuk Kesejahteraan Masyarakat

PT PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu telah melakukan langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan memanfaatkan Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU. FABA, yang merupakan hasil sisa dari proses pembangkitan listrik, kini digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai kebutuhan masyarakat sekitar. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi limbah industri, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh perusahaan menjadi wadah utama dalam pemanfaatan FABA. Dalam program ini, FABA dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan, serta membantu kebutuhan sosial seperti perbaikan fasilitas umum dan rumah warga. Tujuannya adalah untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar PLTU.

Kerjasama antara PT PLN Indonesia Power dengan Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Nota Kesepahaman (MoU) nomor 12/NK/NPP-LITBANG/2024 dan 0022.PJ/KIT.02.01/PLNIP080000/2024 menjadi fondasi utama dalam optimalisasi pemanfaatan FABA. Kerjasama ini bertujuan untuk memastikan bahwa penggunaan FABA dapat mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Beberapa implementasi dari program ini sudah terlihat dalam berbagai kegiatan, antara lain:

  • Pembuatan paving block di workshop internal PLTU Pangkalan Susu yang kemudian dimanfaatkan untuk penataan taman-taman internal serta pembangunan klinik perusahaan.
  • Penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Pangkalan Susu, termasuk penimbunan tanah wakaf di Dusun III, Desa Pintu Air.
  • Pembangunan posyandu di Desa Sei Siur, perbaikan halaman masjid, musholla, serta gereja, perbaikan sarana sekolah, dan bantuan renovasi rumah warga di desa sekitar UBP Pangkalan Susu.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, PLTU Pangkalan Susu menerapkan ketentuan administratif yang ketat. Masyarakat yang ingin mengajukan permohonan bantuan FABA harus melampirkan surat pengantar resmi dari pemerintah desa setempat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak disalahgunakan.

“Pemanfaatan FABA ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah,” ujar Senior Manager PLN Indonesia Power, I Nyoman Buda.

Masyarakat penerima bantuan program bedah rumah di Jalan Paluh Tabuhan, Gang Surau, Dusun III, Desa Tanjung Pasir menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut baru saja dilaksanakan pada tahun 2026 ini dan diwakili oleh Kepala Desa Tanjung Pasir, Bapak Faisal Rehza, ST., SH.

“Terima kasih kepada PT PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu atas bantuan bedah rumah. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Rumah kami kini menjadi lebih aman, layak, dan nyaman untuk ditinggali, serta tidak lagi bocor saat hujan. Semoga PLN Indonesia Power semakin jaya dan seluruh karyawannya senantiasa diberikan kesehatan,” ujarnya.

Harapan dan doa tersebut menjadi bukti bahwa program yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, rasa aman, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara nyata.

Program pemanfaatan FABA ini tidak hanya memberikan solusi atas pengelolaan hasil sisa industri, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas lingkungan, infrastruktur, serta kesejahteraan sosial. Dengan tetap mengedepankan prosedur melalui pengujian kualitas dan pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pemanfaatan FABA ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat, serta menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan yang ramah lingkungan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *