"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Bisnis  

Surabaya Jadi Pasar Potensial untuk Barang Mewah Bekas, ALLU Tawarkan Penjualan Fleksibel

ALLU Memperluas Kehadiran di Surabaya dengan Store Ketiga

ALLU, perusahaan pembeli barang mewah bekas asal Jepang, resmi membuka store ketiganya di Pakuwon Tower lantai 19, Kota Surabaya. Kehadiran outlet ini menandai ekspansi yang semakin pesat dari perusahaan global di bawah naungan Valuence Holding Inc. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pasar barang mewah bekas, ALLU hadir sebagai solusi yang praktis dan efisien.

Store baru ini tidak hanya memperkuat kehadiran ALLU di Indonesia, tetapi juga menjawab permintaan pasar akan layanan jual putus barang mewah tanpa syarat kelengkapan seperti struk atau kotak. Berbeda dari banyak kompetitor, ALLU menerima berbagai barang mewah seperti tas, jam tangan, dan perhiasan dari brand ternama seperti Hermes, Rolex, hingga Cartier dalam berbagai kondisi.

  • Barang tanpa kotak
  • Tanpa struk pembelian
  • Dengan goresan ringan

Pihak ALLU menyatakan bahwa mereka menerima barang dalam kondisi apa pun. Bahkan, barang yang tidak lengkap atau memiliki sedikit kerusakan tetap bisa dijual. Hal ini menjadi salah satu keunggulan dari model bisnis ALLU yang berbeda dari kompetitor lain.

Penentuan Harga melalui Sistem Lelang Internal

Proses penentuan harga dilakukan melalui sistem lelang internal, di mana mitra buyer bersaing memberikan penawaran terbaik. Skema ini memungkinkan pelanggan mendapatkan harga yang kompetitif, bahkan sesuai ekspektasi pasar terkini. Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh nilai terbaik dari barang mewah bekas yang mereka jual.

Pelayanan Privasi dan Tim Ahli

ALLU juga menekankan aspek privasi dalam setiap transaksi. Pelanggan dilayani secara personal di ruang khusus tanpa harus bertemu dengan penjual lain. Proses autentikasi dilakukan oleh tenaga ahli, termasuk ekspert dari Jepang. Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam verifikasi detail barang seperti jam tangan melalui foto.

Bagi pelanggan yang tidak sempat datang ke store, ALLU menyediakan layanan Home Service untuk wilayah Surabaya dan Jakarta. Tim ahli akan datang langsung ke lokasi pelanggan untuk melakukan pengecekan dan transaksi, dengan nilai minimal Rp30 juta.

“Layanan ini jadi solusi bagi pelanggan yang mengutamakan kenyamanan dan privasi,” ujar Daisuke Oya, Product Specialist ALLU.

Ekspansi di Indonesia akan Makin Luas

Saat ini, ALLU telah memiliki lebih dari 170 store di 17 negara. Di Indonesia, operasionalnya dikelola oleh PT Mastro Luxe Indonesia dan telah hadir di tujuh kota besar, termasuk Surabaya. Model bisnis ALLU yang membeli barang secara langsung memungkinkan proses transaksi selesai dalam hitungan jam tanpa perlu menunggu seperti sistem titip jual.

Nama ALLU semakin dikenal secara global setelah induk perusahaannya memenangkan lelang tas ikonik Hermès Birkin milik Jane Birkin di Sotheby’s Paris pada Juli 2025 dengan nilai mencapai Rp163 miliar. Ke depan, ALLU berencana terus memperluas jangkauan di Indonesia.

Bagi mereka, barang mewah bekas bukan sekadar koleksi lama, melainkan aset bernilai yang bisa segera diuangkan. “Kami memiliki banyak benefit, setiap bulannya,” tutupnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *