"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Ismet Efendi Diduga Tidur Saat Rapat, Viral dan Dikecam DPRD serta Bupati

Peristiwa Sekda Bangkalan Tertidur Saat Rapat Paripurna Memicu Kecaman

Perilaku pejabat yang tertidur dalam forum resmi kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan jatuh pada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Ismet Efendi, yang terekam tertidur saat mengikuti rapat paripurna DPRD. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026), dan videonya dengan cepat menyebar luas di media sosial, memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Video Viral dan Reaksi Publik

Berdasarkan penelusuran, momen ketika Ismet Efendi tertidur berhasil tertangkap kamera. Rekaman tersebut kemudian diunggah oleh sejumlah akun Instagram, salah satunya @feedgramindo, hingga akhirnya viral. Dalam video yang beredar, Ismet terlihat duduk bersandar santai di kursinya. Padahal, saat itu tengah berlangsung rapat penting yang dihadiri langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim.

Agenda rapat paripurna tersebut adalah penyampaian nota jawaban bupati atas pandangan umum fraksi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025. Selain Ismet Efendi, beberapa pejabat lainnya juga terlihat tidak fokus karena sibuk menggunakan telepon genggam di tengah jalannya forum resmi tersebut.

Kecaman dari DPRD dan Bupati

Sikap para pejabat tersebut menuai kecaman dari kalangan legislatif. Ketua Komisi I DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi, menyayangkan kejadian tersebut dan menilai tindakan itu tidak mencerminkan etika sebagai pejabat publik. Ia bahkan memberikan pernyataan tegas terkait insiden tersebut.

“Kalau capek, gantikan orang lain. Kalau ngantuk jangan datang. Paripurna bukan tempat tidur,” katanya.

Kecaman juga datang dari Bupati Bangkalan, Lukman Hakim. Ia menilai tindakan tersebut tidak beretika, terlebih dilakukan dalam forum resmi pemerintahan. Menurutnya, langkah tegas akan diambil agar kejadian serupa tidak terulang.

“Gak beretika juga lah itu. Kalau saya tahu, tak bangunin aja itu,” tegasnya.

Riwayat Karier Ismet Efendi

Ismet Efendi merupakan pejabat birokrasi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangkalan. Ia dilantik pada Agustus 2025 dan menjadi pejabat tertinggi di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, dengan tanggung jawab utama mengoordinasikan jalannya pemerintahan serta memastikan kebijakan kepala daerah berjalan efektif.

Sebelum menduduki posisi Sekda, Ismet Efendi memiliki rekam jejak karier di birokrasi daerah. Ia pernah menjabat sebagai Camat Socah dan juga dipercaya mengemban sejumlah posisi strategis di dinas pemerintahan Kabupaten Bangkalan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengelola roda pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat kabupaten.

Dalam perjalanannya sebagai pejabat publik, Ismet Efendi juga sempat menjadi sorotan. Namanya pernah disebut dalam aduan terkait dugaan persoalan pembebasan lahan proyek jalan saat ia masih menjabat sebagai camat. Meski demikian, ia membantah keterlibatan dan menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif apabila diminta keterangan oleh aparat penegak hukum.

Harta Kekayaan Ismet Efendi

Ismet Efendi mempunyai harta kekayaan mencapai Rp.2.669.919.730. Jumlah tersebut ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024. Berikut rincian lengkapnya:

  • Tanah dan Bangunan: Rp. 2.950.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 501 M2/185 M2 Di Kab / Kota Bangkalan, Hasil Sendiri: Rp. 625.000.000
  • Tanah Seluas 1.913 M2 Di Kab / Kota Bangkalan, Hasil Sendiri: Rp. 250.000.000
  • Tanah Seluas 3.666 M2 Di Kab / Kota Bangkalan, Hasil Sendiri: Rp. 775.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 102 M2/80 M2 Di Kab / Kota Gresik, Hasil Sendiri: Rp. 375.000.000
  • Tanah Dan Bangunan Seluas 135 M2/180 M2 Di Kab / Kota Bangkalan, Hasil Sendiri: Rp. 575.000.000
  • Bangunan Seluas 32 M2 Di Kab / Kota Gresik, Hasil Sendiri: Rp. 350.000.000
  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp. 2.000.000
  • Motor, Yamaha 28d (Mio/Al115s) / Spm.Solo Tahun 2011, Hasil Sendiri: Rp. 2.000.000
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp. 25.000.000
  • Surat Berharga: Rp. —-
  • Kas Dan Setara Kas: Rp. 4.919.730
  • Harta Lainnya: Rp. —-
  • Sub Total: Rp. 2.981.919.730
  • Utang: Rp. 312.000.000
  • Total Harta Kekayaan: Rp. 2.669.919.730


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *