"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

DPR Hemat, Nurul: Jangan Ganggu Kinerja Legislatif

Dukungan terhadap Kebijakan Penghematan Energi di Lingkungan Parlemen

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Nurul Arifin memberikan dukungan terhadap kebijakan penghematan energi yang diterapkan di lingkungan Kompleks Parlemen. Namun, dia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kinerja anggota dewan.

“Saya berharap agar kebijakan efisiensi energi tidak mengganggu kinerja legislasi, pengawasan, dan fungsi anggaran DPR,” ujar Nurul Arifin dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Ahad, 29 Maret 2026.

Politikus Partai Golkar ini menilai bahwa efisiensi energi melalui pembatasan penggunaan listrik dan bahan bakar minyak untuk kendaraan dinas eselon I-III di DPR bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Dia berharap masyarakat juga dapat belajar dari langkah ini untuk lebih bijak dalam menggunakan energi, terutama di tengah konflik Timur Tengah yang mengancam krisis sumber daya alam tak terbarukan.

“Kami mendukung penuh program kebijakan efisiensi energi di lingkungan parlemen untuk semua anggota parlemen, ASN serta perangkat pendukung di lingkungan parlemen dan akan ikut disiplin menjalankan kebijakan ini,” kata dia.

Nurul Arifin juga setuju dengan rencana bekerja dari jauh atau work from home (WFH) yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar. Menurut dia, skema WFH akan secara efektif mengurangi penggunaan energi karena tidak memerlukan perjalanan menuju kantor.

Langkah-Langkah Efisiensi Energi yang Diambil oleh DPR

Sebelumnya, Indra Iskandar menyatakan bahwa lembaganya telah merumuskan cara untuk menghemat energi sebagai respons atas kenaikan harga bahan bakar minyak dunia. Menurut Indra, tiga fokus utama penghematan Sekretariat Jenderal DPR adalah pembatasan penggunaan BBM, pengaturan penggunaan listrik di gedung DPR serta pengetatan aturan perjalanan dinas.

Adapun pembatasan penggunaan BBM berlaku untuk pejabat eselon I hingga III yang menggunakan kendaraan dinas dengan target penghematan mencapai Rp 1,5 miliar. Ke depannya juga akan diberlakukan sistem pengendalian BBM berbasis Radio Frequency Identification (RFID), yaitu teknologi identifikasi dan pemantauan distribusi BBM secara real time lewat label RFID yang dipasang di kendaraan.

Indra juga membuka peluang penerapan kebijakan kerja dari rumah khusus hari Jumat. “Kalau hari Jumat kita terapkan WFH, maka bus jemputan pegawai tidak perlu beroperasi. Ini tentu menjadi potensi efisiensi yang cukup besar,” ujarnya dalam keterangan tertulis laman DPR pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Pemadaman Listrik Terjadwal dan Penghematan Energi Lainnya

Kemudian, penghematan listrik di Kompleks DPR akan dimulai dengan pemadaman listrik secara terjadwal sejak pukul 18.00 WIB. Menurut Indra, langkah ini bisa menghemat energi listrik saat hanya ada sedikit pekerja di malam hari. Penghematan ini akan berdampak pada operasional gedung secara keseluruhan termasuk penggunaan lift dan fasilitas lain.

Berikutnya, Setjen DPR memutuskan akan menyeleksi perjalanan dinas pegawainya. Di mana perjalanan dinas yang tidak memiliki urgensi tinggi akan dibatasi atau dialihkan ke pertemuan virtual. “Untuk kegiatan yang memiliki urgensi tinggi seperti pembahasan rancangan undang-undang atau uji publik yang membutuhkan kehadiran langsung, tetap kita fasilitasi.”

Evaluasi Berkala dan Kesiapan Menghadapi Dinamika Rapat

Indra menjelaskan, kebijakan ini dibahas sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026 oleh Biro Pengelolaan Bangunan dan Wisma bersama dengan Biro Umum Setjen DPR. Kebijakan penghematan ini akan diimplementasikan usai libur Lebaran hingga akhir tahun anggaran 2026.

Menurut dia, ke depan kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala dan dimungkinkan ada efisiensi tambahan. Ia mengklaim kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan Setjen DPR terhadap pimpinan dan anggota dewan.

Apalagi ia menyadari bahwa dinamika rapat DPR berhubungan langsung dengan kepentingan rakyat yang tidak dapat dibatasi secara kaku. “Rapat-rapat dewan menyangkut kepentingan masyarakat, sehingga waktunya sangat dinamis dan tidak bisa dibatasi. Itu tetap menjadi perhatian utama kami,” kata Indra.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *