Tiga Karakter Protagonis dari Drama Korea Awal 2026 yang Menyebabkan Kesal pada Penonton
Drama Korea sering kali menjadi pusat perhatian selama masa tayangnya. Terlebih lagi ketika ada karakter villain yang membuat penonton ikut emosi. Namun, tidak hanya para antagonis yang bisa memicu reaksi dari penonton. Ada juga beberapa karakter protagonis yang justru menimbulkan kesal karena perilaku dan tindakan mereka.
Berikut ini adalah tiga karakter protagonis dari drama Korea awal 2026 yang menuai kekesalan dari para penonton:
1. Park Yoon Seong di Our Universe
Park Yoon Seong (diperankan oleh Park Seo Ham) adalah second lead di drama Our Universe. Ia digambarkan sebagai sosok yang tampan, kompeten dalam pekerjaannya, dan memiliki wajah yang menarik. Hal ini membuatnya disukai oleh teman dan rekan kerjanya.
Selama kuliah, Park Yoon Seong pernah saling suka dengan juniornya, Woo Hyun Jin (Roh Jeong Eui). Namun, sebelum ia berani menyatakan perasaannya, sang pujaan hati memilih untuk menjauh karena alasan keluarga. Mereka bertemu kembali setelah tujuh tahun lamanya sebagai rekan kerja.
Park Yoon Seong masih menyimpan rasa sukanya terhadap Woo Hyun Jin, sehingga terus mendekatinya. Sayangnya, tindakan ini justru membuat banyak penonton kesal. Beberapa episode menunjukkan lebih banyak adegan kebersamaannya dengan Woo Hyun Jin dibanding karakter utamanya, Sun Tae Hyeong (Bae In Hyuk).
Penonton merasa bahwa kehadiran Park Yoon Seong hanya menjadi penghalang bagi hubungan antara Woo Hyun Jin dan Sun Tae Hyeong. Bahkan, ada adegan di mana Park Yoon Seong dianggap menambah luka Sun Tae Hyeong. Meski demikian, Sun Tae Hyeong juga menyukai Woo Hyun Jin dan tidak mengira bahwa tindakan-tindakan tertentu akan membuat iparnya itu terluka.
2. Shin Jung Woo di Undercover Miss Hong

Shin Jung Woo (diperankan oleh Go Kyung Pyo) adalah karakter utama dari drama Undercover Miss Hong. Ia dikenal pernah menjalin hubungan cinta dengan Hong Keum Bo (Park Shin Hye) selama beberapa waktu. Keduanya sempat menjadi pasangan kampus yang akhirnya bekerja bersama.
Namun, sebuah masalah pekerjaan membuat hubungan mereka jauh hingga akhirnya putus. Setelah bertahun-tahun, mereka kembali bertemu ketika Hong Keum Bo menyamar sebagai adiknya untuk menyelidiki aliran dana mencurigakan di sebuah perusahaan besar.
Shin Jung Woo baru saja diangkat sebagai CEO perusahaan tersebut. Di balik jabatannya, ia menyimpan misi rahasia terhadap perusahaan. Sikapnya yang terus menghalangi Hong Keum Bo membuat banyak penonton kesal. Namun, ia sebenarnya ingin melindungi mantan kekasihnya karena rasa bersalah atas perbuatan masa lalu.
Meskipun membuat kesal, ada juga penonton yang berharap kisah cintanya dengan Hong Keum Bo bisa dimulai kembali.
3. Im Jae Yi di To My Beloved Thief

Im Jae Yi (diperankan oleh Hong Min Gi) adalah second lead dari drama To My Beloved Thief. Awalnya, ia membuat penonton kesal karena sikap arogannya. Ia berasal dari keluarga bangsawan yang memberinya status istimewa, sehingga orang-orang sekitarnya tak berani melawannya.
Im Jae Yi juga bersikap kasar kepada Hong Eun Jo (Nam Ji Hyun), yang dianggap mengganggu karena kepribadiannya yang baik dan percaya diri. Bahkan, ia pernah hampir mencelakai Hong Eun Jo karena perintah sang ayah.
Namun, di balik sikapnya yang keras, Im Jae Yi menyimpan luka karena sebenarnya lahir dari keluarga gisaeng. Didikan keras dan tekanan dari ayahnya membuatnya tumbuh menjadi sosok yang kasar dan tidak tahu arti kehangatan. Beruntung, ia mulai menyadari kesalahan dirinya setelah bertemu dengan Hong Eun Jo.
Meski secara asli baik, tindakan dan sikap Im Jae Yi tetap membuat banyak penonton kesal. Banyak penonton mengaku melewati scene yang melibatkan karakter ini. Namun, ada juga yang justru salah fokus karena pesonanya.
Karakter-karakter protagonis ini memang unik, namun tidak semua penonton menyukainya. Bagaimana pendapatmu sendiri? Apakah kamu termasuk yang kesal atau justru menyukai penampilan mereka?
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











