Kehidupan dan Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano, seorang penyanyi ternama di Indonesia, meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 selama enam tahun. Kekasih dari aktris Sheila Dara Aisha ini menghembuskan napas terakhirnya setelah kanker tersebut menyebar ke berbagai bagian tubuhnya.
Sejak didiagnosis pada tahun 2019, Vidi tetap produktif dalam berkarya dan menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan ketegarannya. Kehidupannya menjadi pengingat pentingnya deteksi dini terhadap kanker ginjal, yang sering kali tidak menunjukkan gejala spesifik pada stadium awal. Beberapa gejala yang muncul saat kanker sudah memasuki stadium lanjut antara lain nyeri pinggang, benjolan di sekitar pinggang atau perut, demam yang tak kunjung mereda, dan urine berdarah (hematuria).
Kanker ginjal terjadi akibat mutasi gen pada sel-sel ginjal yang menyebabkan ketidaknormalan. Kondisi tersebut kemudian membentuk tumor yang dapat menyebar ke seluruh ginjal atau bahkan ke organ tubuh lain. Meskipun penyebab pasti belum diketahui, faktor-faktor seperti merokok, hipertensi, obesitas, riwayat keluarga, usia di atas 50 tahun, serta paparan bahan kimia tertentu dapat meningkatkan risiko terkena kanker ginjal.
Upaya Pencegahan dan Pola Hidup Sehat
Meski penyebab kanker ginjal belum diketahui secara pasti, menjalani pola hidup sehat dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit ini. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:
- Berhenti merokok
- Menjaga tekanan darah tetap normal
- Menjaga berat badan agar tetap ideal
- Memperbanyak konsumsi buah dan sayur
- Berolahraga secara rutin
- Menggunakan alat pelindung diri di lingkungan kerja yang rentan terpapar bahan kimia berbahaya
Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano telah berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 sejak tahun 2019. Ia pernah menjalani operasi pengangkatan salah satu ginjal (nefrektomi) untuk mengangkat tumor. Setelah operasi, Vidi hidup dengan satu ginjal dan harus lebih ketat mengatur pola makan dan gaya hidup. Selama bertahun-tahun, ia menjalani pengobatan jangka panjang hingga 2024, termasuk kemoterapi dan penggunaan obat-obatan.
Selama perjalanan pengobatan, kanker dilaporkan menyebar ke beberapa titik tubuh, sehingga Vidi harus menjalani pengobatan lanjutan. Ia sering bolak-balik berobat ke Penang, Malaysia, untuk pemeriksaan dan penggantian obat ketika terapi lama tidak lagi efektif.
Pada awal 2024, Vidi membagikan kabar bahwa kondisinya perlahan membaik setelah menjalani kemoterapi rutin, meskipun sesekali mengalami efek samping. Ia tetap optimis dan berbagi pengalamannya melalui media sosial, memberikan inspirasi kepada banyak orang. Pada November 2024, Vidi menjalani pemeriksaan PET Scan di Penang, Malaysia, untuk memantau perkembangan kesehatannya. Hasilnya belum sepenuhnya sesuai harapan, namun Vidi tetap berusaha keras.
Perubahan dan Pelajaran dalam Hidup
Pada Desember 2025, Vidi Aldiano mengenang kembali momen pertama kali didiagnosis mengidap kanker ginjal. Melalui akun Instagram pribadinya, Vidi mengatakan bahwa dirinya mengalami banyak perubahan sejak mengidap kanker ginjal, termasuk sudut pandang dalam melihat hal-hal yang terjadi di dunia ini. Meskipun memberikan rasa sakit pada tubuhnya, ia justru mengucapkan terima kasih kepada sel kanker di dalam tubuhnya karena memberi banyak pelajaran.
Kematian Vidi Aldiano
Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026). Kabar meninggalnya Vidi Aldiano kali pertama diketahui dari unggahan Instagram rekannya, Deddy Corbuzier. “My heart is broken badly broken. You gone too soon. Beautiful soul.. Vidi Aldiano,” tulis Deddy. Sementara itu, pihak keluarga melalui pesan singkat kepada awak media membenarkan bahwa Vidi berpulang pada pukul 16.33 WIB. “Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO,” bunyi pesan tersebut. “Vidi wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak,” lanjutnya.
Siapa Sosok Vidi Aldiano?
Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang kental dengan dunia audio dan musik. Ayahnya adalah Harry Aprianto Kissowo, seorang wirausahawan audio teknologi pemilik V8sound.com, sedangkan ibunya adalah Besbarini, seorang guru piano. Darah seni Vidi juga mengalir dari sang kakek yang merupakan penyanyi keroncong legendaris asal Semarang, S. Darsih Kissowo.
Riwayat Pendidikan
Vidi dikenal sebagai selebriti yang sangat mementingkan pendidikan. Ia menghabiskan masa sekolah di Yayasan Al-Azhar Jakarta, lalu melanjutkan studi sarjana di Universitas Pelita Harapan (UPH). Meski sempat mencicipi Teknik Elektro, ia akhirnya lulus dari jurusan Manajemen dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,62. Tak berhenti di situ, Vidi meraih gelar Magister (Master of Science) dari University of Manchester, Inggris, pada tahun 2015. Ia mengambil program studi Innovation Management and Entrepreneurship dan berhasil lulus dengan predikat Cumlaude.
Perjalanan Karier Musik
Bakat musik Vidi sudah terlihat sejak usia tiga tahun melalui bimbingan piano ibunya. Namanya baru meledak pada tahun 2008 lewat album debut Pelangi di Malam Hari dengan hits legendaris “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”. Kariernya terus menanjak hingga album ketiganya, Persona (2016), berhasil meraih Triple Platinum dengan penjualan lebih dari 250.000 keping.
Karya Terbaru
Pada 2022, Vidi merilis album Senandika yang sangat personal. Album ini merangkum perjalanannya melawan penyakit kanker serta dedikasi cinta untuk sang istri, Sheila Dara Aisha. Hingga tahun 2024, Vidi tetap produktif dengan merilis sejumlah single seperti “Run Back To You”, “Garansi Tepat Waktu”, “Senyumin Dulu Aja”, dan “We Time” yang dapat dinikmati di berbagai platform musik digital.
Kisah Cinta dengan Sheila Dara
Dalam kehidupan pribadinya, kisah Vidi Aldiano dan aktris Sheila Dara Aisha bermula saat mereka terlibat dalam serial “Stereo” pada 2015. Meski sempat berpisah pada 2018, keduanya kembali menjalin hubungan di tahun 2020. Pada ulang tahunnya yang ke-31, Vidi melamar Sheila dan dilanjutkan dengan lamaran pada 1 Desember 2021. Mereka menikah pada 15 Januari 2022. Usai menikah, Vidi mendapat gelar kehormatan Minangkabau, yakni Sutan Sari Alam dari Bukittinggi. Nama Vidi pun menjadi Oxavia Aldiano Sutan Sari Alam.











