Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Berdampak Nyata di Desa Sea
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Desa Sea telah memberikan dampak nyata sejak berjalan pada September 2025. Bantuan dari BKKBN tidak hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi juga meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan kasus kekurangan gizi di masyarakat.
Penerima manfaat program ini mencakup 189 balita, 24 ibu menyusui, dan 8 ibu hamil. Distribusi makanan bergizi dilakukan setiap Senin hingga Sabtu di Balai Desa Sea. Program ini dinilai sangat membantu warga, terutama dari kalangan kurang mampu.
Evie Mandey, Koordinator Kader Kesehatan Desa Sea, menjelaskan bahwa program ini sudah berjalan sejak sekitar September 2025 dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, asupan bergizi bagi ibu hamil penting untuk menunjang pertumbuhan janin. Dengan adanya MBG, ibu hamil bisa mendapatkan makanan bergizi sehingga janin dapat berkembang dengan baik.
Selain itu, program ini juga membantu kader kesehatan dalam memantau dan menekan angka gizi kurang di desa. Mandey menyebut masih ditemukan kasus ibu hamil dengan kondisi kekurangan gizi akibat faktor ekonomi maupun kurangnya perhatian terhadap pola makan. Melalui program ini, para kader kesehatan sangat terbantu. Ada ibu hamil yang sebelumnya kekurangan gizi, sekarang bisa terbantu dan berat badannya mulai meningkat.
Di Desa Sea, jumlah penerima manfaat MBG 3B terdiri dari 189 balita, 24 ibu menyusui, dan 8 ibu hamil. Pantauan di Balai Desa Sea, Kamis (16/4/2026) siang, makanan MBG sudah tersedia dalam kemasan ompreng. Sejumlah petugas terlihat berjaga, sementara penerima manfaat datang secara bergantian untuk mengambil jatah mereka.
Sebelum menerima makanan, warga terlebih dahulu mengisi daftar hadir, kemudian didokumentasikan sebagai bukti penyaluran bantuan. Mandey menambahkan, menu makanan yang diberikan bervariasi setiap hari, seperti telur dan lauk lainnya, guna memastikan kebutuhan gizi penerima tetap terpenuhi. Distribusi berlangsung setiap Senin hingga Sabtu. Biasanya habis dalam waktu singkat, tergantung kecepatan warga datang mengambil.
“Kadang sudah habis jam satu siang, bahkan ada yang sampai jam tiga, tergantung penerima datang,” ujarnya. Ia berharap program MBG dapat terus dilanjutkan karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. “Harapannya tentu program ini bisa terus berlanjut, karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi,” tandasnya.
Tampak hadir pula di lokasi, Kepala Desa Sea, Yohana Tamuntuan serta beberapa warga yang datang di lokasi.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











