Profil Ci Mehong, Pengusaha Bika Ambon yang Gugat Cerai Suami Setelah 15 Tahun Menikah
Ci Mehong, seorang pengusaha kuliner yang terkenal dengan produk bika ambon dan tanah kuburan, kini menjadi perhatian publik setelah mengajukan gugatan perceraian kepada suaminya. Ia menjalani pernikahan selama hampir 15 tahun sebelum memutuskan untuk berpisah.
Latar Belakang Ci Mehong
Ci Mehong memiliki nama asli Tjie Nofia Handayani. Ia lahir dari keluarga sederhana dan sejak kecil sudah terbiasa berdagang untuk membantu biaya pendidikannya. Pada usia muda, ia merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai karyawan kantoran. Tiga tahun kemudian, ia menikah. Namun, kehidupan rumah tangganya berubah ketika suaminya mengalami stroke hingga koma. Setelah suaminya meninggal, Ci Mehong menjadi penopang utama keluarga dan berhasil membesarkan keempat anaknya sendirian.
Meskipun menjalani peran sebagai ibu tunggal, Ci Mehong berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga ke luar negeri. Kehidupannya yang penuh tantangan membuatnya semakin kuat dalam menjalani bisnis dan kehidupan pribadi.
Perjalanan Karier Bisnis
Karier bisnis Ci Mehong dimulai dari berjualan voucher pulsa dan membuka jasa fotokopi. Ia kemudian merambah ke perdagangan sayur-mayur serta berbagai kebutuhan lainnya. Saat pandemi, ia mendirikan usaha kue bernama PIK Baking House, yang juga berfungsi sebagai tempat kursus memasak. Karena pembatasan aktivitas di luar rumah, ia memutar strategi dengan menjual aneka produk secara daring melalui media sosial.
Nama Ci Mehong semakin dikenal luas setelah memasarkan lahan makam di kompleks pemakaman elite San Diego Hills Memorial Park. Video promosinya viral dan membuat publik semakin mengenal sosoknya, sekaligus mendongkrak penjualan produk-produk lainnya.
Ciri Khas dan Produk yang Populer
Salah satu ciri khas Ci Mehong saat berjualan adalah gaya promosinya yang blak-blakan dan jujur. Ia pernah menawarkan buah dagangannya, tetapi justru mengatakan rasanya terlalu asam dan menyarankan orang tak perlu membeli jika tidak suka meski tetap dipersilakan bagi yang ingin mencoba.
Produk yang cukup diminati adalah kue buatannya seperti lapis legit dan bika ambon dengan harga premium, serta layanan katering harian yang dipasarkan melalui akun @catering.pbh.
Alasan Gugat Cerai
Setelah menikah selama 15 tahun, Ci Mehong akhirnya memutuskan untuk mengajukan gugatan perceraian. Kabar tersebut pertama kali disampaikan langsung oleh Ci Mehong saat tampil dalam acara Pagi-pagi Ambyar. Dalam kesempatan itu, ia mengaku perayaan Imlek tahun ini terasa berbeda karena tidak lagi dijalani bersama pasangannya.
Ia menjelaskan bahwa alasan utama dirinya memilih berpisah adalah karena sudah tidak sanggup menghadapi kondisi yang menurutnya memberatkan secara finansial. Persoalan tersebut berkaitan dengan anak-anak suaminya dari pernikahan terdahulu yang kini sudah beranjak dewasa. Ia merasa terbebani karena masih ikut menanggung kebutuhan mereka, padahal usia keduanya sudah 26 dan 29 tahun.
Selain soal finansial, Ci Mehong juga mengungkap bahwa namanya kerap dicatut ketika sang suami meminjam uang kepada pihak lain. Ia menyebut suaminya membawa-bawa namanya dan mengatakan seolah-olah dirinya tidak memberikan uang, sehingga hal tersebut turut merugikan dan mencoreng namanya.
Keputusan untuk Berpisah
Ci Mehong menjelaskan bahwa suaminya kini sudah tidak lagi memiliki pekerjaan maupun aset yang bisa menopang kehidupan sehari-hari. Tadinya bekerja, tadinya punya aset juga dijual jadi buat biayain hidup.
Rasa tidak sanggup lagi menanggung situasi tersebut membuat Ci Mehong mengambil keputusan untuk menghentikan bantuan finansial kepada suaminya sejak pertengahan tahun lalu. Ia menyatakan bahwa ia sudah setop semenjak pulang dari Amerika bulan Mei.
Di tengah kondisi tersebut, Ci Mehong merasa bersyukur karena sebelumnya telah membuat perjanjian pisah harta sebelum menikah, sebuah keputusan yang diambil atas saran anaknya. Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil karena dorongan dari Tuhan dan anaknya.
Penutup
Sosok Ci Mehong sendiri sebelumnya juga sempat menjadi sorotan publik setelah berseteru dengan Tasyi Athasyia. Kini, kehidupan pribadinya kembali menjadi perhatian setelah ia secara terbuka mengungkap proses perceraiannya kepada publik.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











