"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Bisnis  

Jadwal Penerbangan Wings Air: Rute Baru Palangka Raya, Banjarmasin, Sampit, dan Muara Teweh

Rute Penerbangan Baru Wings Air Memperkuat Konektivitas di Kalimantan Tengah

Wings Air kembali memperkenalkan rute penerbangan baru yang menghubungkan berbagai wilayah di Kalimantan Tengah. Rute-rute ini mencakup Palangka Raya, Banjarmasin, Sampit, Muara Teweh, dan Pangkalan Bun. Dengan pengembangan jaringan penerbangan ini, Wings Air (bagian dari Lion Air Group) menunjukkan kehadirannya yang kuat dalam memfasilitasi perjalanan antar kabupaten dan provinsi tetangga.

Pengembangan Jaringan Konektivitas

Penerbangan Wings Air antarwilayah seperti Muara Teweh – Palangka Raya – Sampit – Pangkalan Bun – Ketapang (Kalbar) menjadi bagian dari skema konektivitas berkelanjutan. Rute ini saling mendukung sehingga perjalanan antarkabupaten menjadi lebih cepat dan efisien. Sebelumnya, perjalanan darat antar daerah bisa memakan waktu belasan jam, namun dengan penerbangan, waktu tempuh bisa dipercepat menjadi sekitar 45 menit hingga satu jam 20 menit.

Jadwal Penerbangan Terbaru

Berdasarkan jadwal terbaru, penerbangan Sampit – Banjarmasin dan Sampit – Surabaya akan dimulai pada 10 Maret 2026 dengan frekuensi penerbangan pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara itu, rute Sampit – Palangka Raya akan mulai beroperasi pada 11 Maret 2026 dengan frekuensi penerbangan setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Waktu penerbangan untuk rute tersebut adalah pukul 16.05 WIB dari Sampit ke Palangka Raya dan 09.40 WIB dari Palangka Raya ke Sampit.

Selain itu, penerbangan Palangka Raya – Banjarmasin akan dimulai pada 10 Maret 2026 dengan jadwal penerbangan setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Waktu penerbangan dari Palangka Raya ke Banjarmasin adalah pukul 07.00 WIB, sementara dari Banjarmasin ke Palangka Raya pada pukul 12.20 WITA.

Jadwal lainnya juga telah ditetapkan, termasuk penerbangan Palangka Raya – Muara Teweh dan Muara Teweh – Palangka Raya yang akan dimulai pada 11 Maret 2026. Penerbangan dari Palangka Raya ke Muara Teweh akan berangkat pada pukul 07.20 WIB, sedangkan dari Muara Teweh ke Palangka Raya pada pukul 08.00 WIB.

Armada Pesawat yang Digunakan

Untuk melayani rute-rute baru ini, Wings Air menyiapkan armada pesawat baling-baling ATR 72-500 atau ATR 72-600. Pesawat-pesawat ini dirancang untuk mendarat di bandara-bandara dengan landasan pacu yang lebih pendek, sehingga memungkinkan akses ke wilayah pelosok di Kalimantan Tengah.

Bandara Utama yang Dilayani

Wings Air melayani hampir seluruh bandara utama di Kalimantan Tengah, antara lain:

  • Palangka Raya (PKY): Bandara Tjilik Riwut menjadi hub utama untuk konektivitas intra-Kalimantan.
  • Sampit (SMQ): Bandara Haji Asan Sampit baru saja mendapatkan penguatan rute signifikan sejak awal 2026.
  • Pangkalan Bun (PKN): Bandara Iskandar melayani rute jarak pendek dan koneksi ke Kalimantan Timur.
  • Muara Teweh (HMS): Bandara Haji Muhammad Sidik di Barito Utara terhubung dalam skema rute berkelanjutan Wings Air.

Peran Penting Wings Air dalam Mendukung IKN

Kehadiran Wings Air sangat krusial dalam mendukung efisiensi waktu dan mempercepat konektivitas antar-kabupaten. Selain itu, rute penerbangan menuju Balikpapan diperkuat untuk mendukung konektivitas warga Kalimantan Tengah dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Perkembangan Sebelumnya

Sebelumnya, Wings Air kembali membuka rute penerbangan Sampit-Palangkaraya pada 15 Agustus 2024. Rute ini dilayani oleh pesawat yang berangkat dan mendarat di Bandar Udara H Asan Sampit. Selain itu, rute Sampit-Pangkalan Bun dan Pangkalan Bun-Sampit juga kembali dibuka.

Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Rody Kamislam, menyambut baik pembukaan rute penerbangan baru ini. Menurutnya, penerbangan ini bertujuan untuk mempercepat jaringan transportasi dan konektivitas antar kabupaten/kota. Selain itu, pesawat juga bisa menjadi alternatif transportasi selain jalur darat, terutama untuk konektivitas ke IKN.


Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *