Kehidupan Politik Desa Sea Menghangat
Suasana menjelang Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, mulai menunjukkan geliat. Semakin dekatnya tahapan Pilhut tahun 2026, sejumlah nama terus muncul ke permukaan dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Poster yang menampilkan bakal calon Hukum Tua Desa Sea beredar luas dan memicu beragam respons dari warga.
Nama-Nama yang Mencuri Perhatian
Salah satu figur yang belakangan mencuri perhatian adalah Villy Pontororing. Namanya mencuat setelah poster dirinya sebagai bakal calon beredar di media sosial. Dalam poster tersebut, Villy Pontororing tampil dengan tagline “Siap Melayani, bukan untuk dilayani.” Hal ini menunjukkan visi dan misi yang ingin ia sampaikan kepada masyarakat Desa Sea.
Selain itu, Hikmah Latipu juga masuk dalam daftar nama yang diperbincangkan. Poster dirinya sebagai bakal calon Hukum Tua turut beredar. Dengan membawa pesan visi dan misi untuk mendorong Desa Sea menjadi lebih maju dan sejahtera.
Figur lain yang turut mengisi bursa bakal calon adalah Jibril Lihawa. Kemunculan namanya menambah dinamika Pilhut Desa Sea. Hal ini sekaligus memperpanjang daftar figur yang disebut-sebut siap berkompetisi.
Daftar Nama Bakal Calon
Beberapa nama lain yang juga muncul dalam bursa Pilhut Desa Sea antara lain:
- Hanny Watupongoh, pria kelahiran Tanawangko, 28 Maret 1970, yang diketahui merupakan direktur di PT Putra Kawanua Perkasa (PKP). Namanya belakangan cukup sering diperbincangkan warga sebagai sosok yang berpotensi maju dalam Pilhut mendatang.
- Jefri Fransiskus Legi, kelahiran Desa Sea, 7 September 1983. Sosok Jefri cukup dikenal masyarakat karena saat ini ia menjabat sebagai kepala seksi di pemerintahan desa setempat.
- Clief Sangian, wiraswasta kelahiran Manado, 12 Juli 1980. Ia menyatakan kesiapan tampil dalam kontestasi Pilhut Desa Sea. Clief Sangian bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan desa. Ia pernah menjabat pada posisi strategis sebagai Sekretaris Desa Sea selama periode 2019–2024.
- Ir Iwan Ngadiman, pegawai di Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Sulawesi Utara. Ia baru saja memasuki masa purna bakti pada 1 Mei 2024 dan mendapatkan apresiasi atas pengabdian selama bertugas di lembaga tersebut.
Profil Desa Sea
Saat ini, jabatan Hukum Tua Desa Sea masih diemban oleh Beatriks Tamuntuan. Sebagai informasi, Desa Sea awalnya merupakan wilayah perkebunan kelapa dan kopi pada masa penjajahan Belanda. Seiring pertumbuhan pemukiman yang pesat, wilayah ini berkembang dari sebuah dusun menjadi desa tersendiri sekitar tahun 1915.
Perkembangannya kemudian berlanjut hingga Desa Sea mengalami pemekaran menjadi beberapa desa, yakni Desa Sea, Sea I, dan Sea II. Desa Sea merupakan salah satu desa administratif di Kecamatan Pineleng. Desa ini termasuk dalam wilayah yang berkembang di sekitar kota Manado dan berbatasan dengan desa-desa lain di Pineleng.
Desa ini juga dikenal sebagai penghasil tambang batu yang ada di Minahasa. Lokasinya berjarak sekitar 13 kilometer dari pelabuhan Manado dan 26 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado. Desa tersebut bisa dikunjungi dengan menggunakan sepeda motor maupun kendaraan mobil.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











