"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

6 Film Tentang Anak Durhaka yang Membuat Kesal

Film-Film yang Menggambarkan Orangtua Durhaka

Dalam masyarakat, orangtua sering dianggap sebagai figur utama yang selalu benar dan menjadi panutan bagi anak-anaknya. Namun, tidak semua orangtua layak mendapatkan penghargaan itu. Ada kalanya, tindakan mereka justru menimbulkan rasa kecewa dan kesedihan bagi anak-anaknya. Film-film berikut ini bisa menjadi contoh nyata tentang bagaimana seorang orangtua bisa menjadi durhaka.

1. Sentimental Value (2025)



Film yang mendominasi perolehan nominasi Oscar 2026 ini mengangkat tema orangtua durhaka melalui karakter Gustav (Stellan Skarsgard). Setelah bercerai, Gustav lebih fokus pada karier daripada menjalankan tanggung jawab sebagai ayah. Kedatangannya kembali ke kehidupan dua putrinya yang sudah dewasa hanya karena alasan finansial, membuat mereka marah dan kesal.

Genre: Drama

Pemain: Renate Reinsve, Inga Ibsdotter Lilleaas, Stellan Skarsgard

Sutradara: Joachim Trier

2. Nobody Knows (2004)



Film Jepang ini memperlihatkan kekejaman seorang ibu tunggal bernama Keiko yang meninggalkan empat anaknya tanpa pertolongan. Akira, si anak tertua, harus bertahan hidup bersama adik-adiknya sementara ibunya pergi tanpa kabar. Film ini terinspirasi dari kisah nyata yang menggemparkan Jepang pada 1980-an.

Genre: Drama

Pemain: Yuya Yagira, You, Kitaura Ayu

Sutradara: Hirokazu Koreeda

3. Precious (2009)



Precious adalah cerita tentang seorang remaja 16 tahun yang diperkosa oleh ayah kandungnya dan hamil untuk kedua kalinya. Sang ibu justru membencinya, sementara teman-temannya merundungnya. Seorang guru akhirnya membantu Precious mencari bantuan profesional dan masuk ke sekolah alternatif.

Genre: Drama

Pemain: Mo’Nique, Gabourey Sibide, Paula Patton

Sutradara: Lee Daniels

4. The Story of My Son (1990)



Setelah kematian istrinya, Lee Chi Leung mengalami krisis finansial dan sering marah tanpa sebab. Ia menempatkan sang putra tertua sebagai pengganti dirinya bagi si anak bungsu. Film ini mengajarkan bahwa keputusan sembarangan bisa sangat berdampak pada anak-anak.

Genre: Drama, Noir

Pemain: Damian Lau, Huang Kun Hsuen, Cheng Pak Lam

Sutradara: Johnnie To

5. The Piano Teacher (2001)



Erika (Isabelle Huppert) adalah seorang guru yang terlibat cinta terlarang dengan muridnya. Di balik tindakannya yang tidak bijaksana, film ini juga menggambarkan kehidupan rumah tangga Erika yang penuh tekanan dari ibunya yang gila kontrol.

Genre: Drama-psikologi, Romansa

Pemain: Isabelle Huppert, Benoit Magimel, Annie Girardot

Sutradara: Michael Haneke

6. Eyes Without a Face (1960)



Film Prancis ini mengangkat tema cinta orangtua yang terlewat batas. Dokter yang nekat mengeksploitasi organ pasien demi merekonstruksi wajah putrinya yang rusak akibat kecelakaan. Film ini menggambarkan bagaimana cinta bisa menjadi obsesi yang berbahaya.

Genre: Horor-psikologi, Body horror

Pemain: Pierre Brasseur, Alida Valli, François Guérin

Sutradara: Georges Franju

Kesimpulan

Sebagaimana manusia biasa, orangtua juga bisa membuat kesalahan. Dalam banyak kasus, mereka bisa menjadi pelaku penyimpangan yang menyebabkan rasa kecewa dan kesedihan bagi anak-anaknya. Film-film di atas memberikan gambaran nyata tentang bagaimana orangtua bisa menjadi durhaka, serta pentingnya tanggung jawab dalam membesarkan anak.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *