Integrasi Asesmen Nasional dan Tes Kemampuan Akademik
Pada tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan mengintegrasikan Asesmen Nasional (AN) dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Tujuan dari integrasi ini adalah untuk meminimalkan beban ujian yang dihadapi siswa. AN sendiri merupakan alat evaluasi yang digunakan untuk menilai kualitas pendidikan, mulai dari literasi hingga numerasi serta kondisi lingkungan belajar. Biasanya, peserta AN terdiri dari sampel siswa kelas 5 SD, kelas 8 SMP, dan kelas 11 SMA atau SMK.
Sekretaris Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, menjelaskan bahwa integrasi antara AN dan TKA dilakukan agar siswa tidak perlu mengikuti banyak ujian. Ia menyatakan bahwa AN dan TKA sudah ada sejak awal, tetapi pihaknya ingin mempertimbangkan jumlah ujian yang harus diikuti oleh siswa.
“Jadi sudah ada AN dan TKA begitu ya. Jadi beberapa kali siswa harus mengikuti ujian AN yang kita perhatikan dan kita pertimbangkan,” ujar Yusro dalam acara di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (23/1/2026).
Yusro menambahkan bahwa meskipun AN dan TKA diintegrasikan, pelaksanaannya tetap memiliki fungsi masing-masing sesuai tujuan awal. Hal ini berarti bahwa integrasi hanya dilakukan secara teknis, sedangkan layanan evaluasinya tetap berjalan terpisah.
“Bukan pada perubahan sistem dan kebijakan baru. Artinya bahwa AKM tetap berfungsi sebagai evaluasi sistem pembelajaran,” jelasnya.
Mekanisme Pelaksanaan TKA dan AN untuk Jenjang SD dan SMP Tahun 2026
Kemendikdasmen telah menyiapkan mekanisme pelaksanaan TKA dan AN untuk jenjang SD dan SMP tahun 2026. Berikut detailnya:
Jenjang SD / Sederajat
Waktu pelaksanaan: 20 – 30 April 2026
Hari Pertama
Kegiatan:
– 10 menit latihan
– 75 menit Matematika dan Numerasi (30 soal, terdiri atas sebagian soal Pusat dan daerah)
– 20 menit Survei Karakter
Rincian waktu per sesi:
– Sesi 1
WIB: 07.00 – 08.45
WITA: 08.00 – 09.45
WIT: 09.00 – 10.45
– Sesi 2
WIB: 09.15 – 11.00
WITA: 10.15 – 12.00
WIT: 11.15 – 13.00
– Sesi 3
WIB: 11.30 – 13.15
WITA: 12.30 – 14.15
WIT: 13.30 – 15.15
– Sesi 4
WIB: 13.45 – 15.30
WITA: 14.45 – 16.30
WIT: Tidak dibuka
Hari Kedua
Kegiatan:
– 10 menit latihan
– 75 menit Bahasa Indonesia dan Literasi (30 soal, terdiri atas sebagian soal Pusat dan daerah)
– 20 menit Survei Lingkungan Belajar
Rincian waktu per sesi:
– Sesi 1
WIB: 07.00 – 08.45
WITA: 08.00 – 09.45
WIT: 09.00 – 10.45
– Sesi 2
WIB: 09.15 – 11.00
WITA: 10.15 – 12.00
WIT: 11.15 – 13.00
– Sesi 3
WIB: 11.30 – 13.15
WITA: 12.30 – 14.15
WIT: 13.30 – 15.15
– Sesi 4
WIB: 13.45 – 15.30
WITA: 14.45 – 16.30
WIT: Tidak dibuka
Jenjang SMP / Sederajat
Waktu pelaksanaan: 6 – 16 April 2026
Hari Pertama
Kegiatan:
– 10 menit latihan
– 75 menit Matematika dan Numerasi (30 soal, terdiri atas sebagian soal Pusat dan daerah)
– 20 menit Survei Karakter
Rincian waktu per sesi:
– Sesi 1
WIB: 07.00 – 08.45
WITA: 08.00 – 09.45
WIT: 09.00 – 10.45
– Sesi 2
WIB: 09.15 – 11.00
WITA: 10.15 – 12.00
WIT: 11.15 – 13.00
– Sesi 3
WIB: 11.30 – 13.15
WITA: 12.30 – 14.15
WIT: 13.30 – 15.15
– Sesi 4
WIB: 13.45 – 15.30
WITA: 14.45 – 16.30
WIT: Tidak dibuka
Hari Kedua
Kegiatan:
– 10 menit latihan
– 75 menit Bahasa Indonesia dan Literasi (30 soal, terdiri atas sebagian soal Pusat dan daerah)
– 20 menit Survei Lingkungan Belajar
Rincian waktu per sesi:
– Sesi 1
WIB: 07.00 – 08.45
WITA: 08.00 – 09.45
WIT: 09.00 – 10.45
– Sesi 2
WIB: 09.15 – 11.00
WITA: 10.15 – 12.00
WIT: 11.15 – 13.00
– Sesi 3
WIB: 11.30 – 13.15
WITA: 12.30 – 14.15
WIT: 13.30 – 15.15
– Sesi 4
WIB: 13.45 – 15.30
WITA: 14.45 – 16.30
WIT: Tidak dibuka
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











