Kompas Gramedia Berupaya Membantu Pemulihan Sumatera
Kompas Gramedia menunjukkan kepedulian terhadap pemulihan daerah Sumatera pasca banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi akhir November 2025. Upaya ini diwujudkan melalui penggalangan dana dalam Konser Amal Gitaris untuk Negeri yang akan digelar pada Senin, 26 Januari 2026, di Studio 1 KompasTV, Jakarta. Konser ini akan disiarkan secara “live” di KompasTV pada pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB.
Konser ini akan dihadiri oleh belasan gitaris dan penyanyi ternama Tanah Air. Selain pertunjukan musik, acara ini juga akan diramaikan dengan lelang gitar dan lukisan karya belasan seniman di Bentara Budaya Jakarta. Donasi yang terkumpul melalui konser akan disalurkan melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) untuk mendukung pemulihan Sumatera, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
Daftar Gitaris dan Penyanyi yang Akan Tampil
Berikut adalah daftar gitaris yang akan tampil dalam konser tersebut:
- Andre Dinuth
- BAIM
- Denny Chasmala
- Dewa Budjana
- Edi Kemput
- Endah Widiastuti
- Eet Sjahranie
- Eross Candra
- Ezra Simanjuntak
- Gugun Blues Shelter
- Ian Antono
- Jubing Kristianto
- Kin The Fly
- Kongko Cadillac
- Ramadhista Akbar
- Ridho Hafiedz
- Stanly Bactian
- Tohpati
Mereka akan berkolaborasi dengan para penyanyi seperti:
- Arda Hatna
- Dira Sugandi
- Ipang Lazuardi
- Lea Simanjuntak
- Nadhif Basalamah
- Nyak Ina Raseuki (Ubiet)
- Sandy Canester
- Tantri Syalindri
- Uap Widya
Harapan dari Para Seniman
Dewa Budjana, salah satu gitaris senior yang akan hadir, berharap konser ini dapat menggaungkan semangat solidaritas untuk membantu pemulihan Sumatera. Ia menyatakan bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu yang cukup panjang, sehingga dukungan dari masyarakat sangat penting.
Endah Widiastuti, vokalis dan gitaris lainnya, juga menyampaikan harapan serupa. Menurutnya, meskipun sudah banyak bantuan yang datang, pemulihan harus terus menerus digaungkan agar semua menjadi lebih baik.
Yayasan DKK Siap Menyalurkan Donasi
Ketua Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK), Gesit Ariyanto, menjelaskan bahwa DKK selalu siap menerima dan menyalurkan donasi dari para donatur. Tim DKK sedang berkomunikasi dengan jejaring di tiga provinsi lokasi bencana untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai kebutuhan para penyintas.
Yayasan DKK mulai menjajaki penyaluran bantuan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Anggaran yang diperlukan pada tahap ini sangat besar, sehingga partisipasi masyarakat sangat penting.
Lelang Gitar dan Lukisan
Selain pertunjukan musik, konser ini juga akan menghadirkan lelang gitar dan lukisan. Salah satu gitar yang akan dilelang adalah yang ditandatangani seluruh musisi yang tampil dalam konser. Ada juga lukisan karya 15 seniman, yaitu:
- Afriani
- Asmo Adji
- Emmy Go
- Eko Hand
- Kusdianti
- Putu Fajar Arcana
- Saskia Gita Sakanti
- Supantono
- Tri Suharyanto
- Laiqa Twins (Niki & Rubi)
- Ilham Khoiri
- Ika W. Burhan
- Setiyoko Hadi
- Wiwik Oratmangun
Lukisan-lukisan ini dipamerkan di Bentara Budaya Jakarta dari tanggal 20 hingga 31 Januari 2026. Semua hasil lelang akan sepenuhnya disumbangkan untuk donasi pemulihan Sumatera.
Bencana yang Menghancurkan Sumatera
Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi akhir November 2025 menghancurkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana ini menyebabkan kerusakan parah, dengan total korban meninggal sebanyak 1.198 orang, 144 orang hilang, dan 166.579 pengungsi. Selain itu, ribuan rumah, fasilitas pendidikan, jembatan, dan tempat ibadah rusak.
Sumatera memerlukan dukungan dari semua pihak agar dapat segera pulih. Melalui konser ini, Kompas Gramedia berupaya menggalang solidaritas antar anak bangsa melalui gerakan kebudayaan.
Cara Menyalurkan Donasi
Bagi Sahabat KG yang ingin menyalurkan donasi, dapat melalui rekening Dana Kemanusian Kompas (DKK), BCA Cabang Gajah Mada, Jakarta, nomor rekening 012.302143.3 a.n. Yayasan Dana Kemanusian Kompas.
Live Streaming di Kompas Gramedia Grup
Konser Amal akan disiarkan secara langsung melalui KompasTV serta “live streaming” di kanal YouTube:
- Harian Kompas
- KompasTV
- Kompas.com
- Tribunnews
- Kontan
- Grid Network
- KG Radio Network
- Bentara Budaya
Melalui layar kaca dan gawai, masyarakat dapat menyaksikan serta ambil bagian dalam gerakan solidaritas ini, termasuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











