"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Purbaya Siapkan Dana Lebih untuk Pastikan Prajurit TNI Tak Kelaparan Saat Perbaiki Sumatera

Pemerintah Pastikan Anggaran untuk Prajurit TNI yang Tangani Bencana Sumatera

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam memastikan anggaran bagi prajurit TNI yang terlibat langsung dalam penanganan pascabencana di Sumatera. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa besaran anggaran akan sepenuhnya mengikuti permintaan yang diajukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak.

“Tergantung KSAD-nya ngajuin seperti apa, kita bayar sesuai permintaan,” ucap Purbaya saat memberikan pernyataannya, Rabu (31/12/2025). Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak akan mempersulit proses pencairan dana selama pengajuan dilakukan secara resmi dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Integrasi Anggaran ke Dalam Pos Tenaga Kerja

Lebih lanjut, Purbaya menyarankan agar anggaran untuk prajurit TNI yang terlibat dalam penanganan bencana di Sumatera diintegrasikan ke dalam pos anggaran tenaga kerja yang disusun secara rasional. Menurutnya, mekanisme tersebut akan memudahkan proses administrasi sekaligus memastikan penggunaan anggaran tetap terukur dan masuk akal.

“Kalau pintar-pintar mah tinggal sisipin aja kan bisa buat anggaran ini, buat tenaga kerja di sana berapa, asal masuk akal kita keluarin,” tambah Purbaya. Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi para prajurit yang bekerja keras di lapangan dengan fasilitas terbatas.

“Kan kasian itu makannya nasi bungkus, saya liat ada yang makan mi di karton, kan kasian itu udah kerja capek, saya pikir kita harus perlakukan (dengan baik),” ujar Purbaya. Ungkapan tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap aspek kemanusiaan para prajurit yang menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana.

TNI Tambahan Pasukan untuk Percepat Pemulihan

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah mengerahkan tambahan personel sebanyak 15 batalyon guna mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemulihan pascabencana di Sumatera. Tambahan pasukan tersebut terdiri dari lima batalyon zeni dan 10 batalyon teritorial pembangunan, yang difokuskan untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Fokus: Jembatan, Hunian, hingga Trauma Healing

Panglima TNI menjelaskan bahwa tambahan personel tersebut akan difokuskan pada berbagai tugas krusial pascabencana. “(Tambahan personel, red) itu akan membantu pemasangan jembatan bailey, kemudian pembuatan hunian sementara dan hunian tetap, pembersihan lumpur yang ada di sekolah, pesantren, jalan, dan fasilitas umum lainnya, kemudian penyiapan air bersih, melaksanakan evakuasi medis, distribusi logistik terus dilakukan, dan trauma healing,” kata Panglima TNI di Posko Terpadu Penanganan Bencana di Sumatera, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Hampir 38 Ribu Prajurit Dikerahkan

Lebih jauh, Panglima TNI mengungkapkan bahwa hingga saat ini total 37.910 prajurit TNI telah dikerahkan di tiga provinsi terdampak bencana tersebut. Ribuan prajurit itu ditugaskan mendampingi para pengungsi sejak masa tanggap darurat hingga memasuki tahap rekonstruksi dan rehabilitasi, menyusul bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November lalu.

Dapur Umum hingga Pos Kesehatan Dibangun

Selain tugas utama pembangunan dan pembersihan, personel TNI juga diberi mandat untuk membangun dapur lapangan, membuat sumur bor, mendirikan pos-pos kesehatan, serta menyiapkan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) bagi warga terdampak. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya terpadu negara dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat, manusiawi dan berkelanjutan dengan prajurit TNI sebagai ujung tombaknya, serta dukungan anggaran negara yang dipastikan menyusul.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *