"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Gempa Guguran dan Tremor Non-Harmonik di Gunung Lewotobi NTT

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Ditetapkan Level III (Siaga)

Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, memiliki posisi geografis pada Latitude -8.5389°LU dan Longitude 122.7682°BT dengan ketinggian sekitar 1584 mdpl. Saat ini, status gunung tersebut ditetapkan sebagai Level III atau Siaga, mengingat aktivitas vulkanik menunjukkan penurunan.

Dalam laporan terbaru, petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Emanuel Rofinus Bere, melaporkan kondisi gunung dalam rentang waktu 6 jam terakhir, yaitu dari pukul 00.00 hingga 06.00 Wita pada Jumat (19/12/2025). Berdasarkan pengamatan visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas rendah hingga sedang. Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50–100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara dan timur laut.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan klimatologi, cuaca tetap cerah hingga mendung dengan suhu udara berkisar antara 22,8–23,2°C. Pengamatan kegempaan juga mencatat beberapa jenis gempa, termasuk:

  • 1 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2,2 mm dan lama gempa 94 detik.
  • 4 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2,2–4,4 mm, dan lama gempa 83–174 detik.
  • 1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 2,2 mm dan lama gempa 29 detik.
  • 2 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2,2 mm, S-P 1,6–1,9 detik dan lama gempa 20–21 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2,2 mm, S-P 7,1 detik dan lama gempa 31 detik.
  • 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2,2–4,4 mm, S-P 37,4 detik dan lama gempa 128–142 detik.

Penurunan Status Gunung Lewotobi Laki-laki

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga) pada Senin (8/12/2025). Keputusan ini didasarkan pada hasil analisis visual dan instrumental aktivitas gunung selama periode pengamatan 1 Desember hingga 7 Desember 2025.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Data visual mencatat berkurangnya intensitas aktivitas permukaan. Gempa guguran yang masih fluktuatif lebih menunjukkan proses penyesuaian material pada lereng yang menuju kestabilan.

Gempa embusan mengalami sedikit peningkatan, namun kondisi ini menunjukkan adanya pelepasan tekanan gas dari lapisan dangkal, bukan tanda eskalasi menuju erupsi. Gempa tremor non-harmonik mengalami penurunan yang cukup signifikan, menunjukkan suplai magma yang sebelumnya aktif kini lebih banyak mengisi rekahan di kedalaman dangkal dengan laju yang melambat.

Potensi Banjir Lahar dan Rekomendasi

Meskipun tidak ada indikasi kuat adanya erupsi besar dalam waktu dekat, masyarakat di sekitar gunung diminta waspada terhadap potensi banjir lahar hujan saat curah hujan tinggi. Beberapa daerah seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, dan Nawakote perlu diwaspadai.

Rekomendasi untuk masyarakat dan pengunjung adalah:

  • Tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
  • Tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
  • Waspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan intensitas tinggi.
  • Masyarakat yang terdampak hujan abu menggunakan masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik.
  • Pemerintah Daerah berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan gunung.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *