"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Setelah Zulhas Viral, Ibu-Ibu Sindir Panggul Beras, Balas 1 Kalimat: Semua Tertawa

Zulhas Jadi Sorotan Setelah Viralnya Video Memanggul Beras

Zulhas, Menteri Koordinator Bidang Pangan, kembali menjadi perbincangan setelah video yang menunjukkan dirinya memanggul karung beras viral di media sosial. Kejadian ini terjadi saat ia melakukan kunjungan ke lokasi bencana banjir dan longsor di Sumatra Barat (Sumbar) pada 30 November 2025 lalu. Dalam video tersebut, Zulhas tampak mengenakan kemeja putih, celana hitam, dan sepatu bot sambil memanggul karung beras.

Video ini menarik banyak perhatian netizen, namun tidak semua respons positif. Banyak warga yang menyindir Zulhas karena tindakannya yang dianggap hanya sekadar pencitraan. Bahkan, beberapa dari mereka mengkritik tindakan Zulhas dengan nada ejekan.

Respons Santai dari Zulhas

Setelah video tersebut viral, Zulhas mendapat sindiran langsung dari warga yang bertemu dengannya di jalan. Saat sedang berolahraga, dua ibu-ibu menghampiri dan menanyakan kenapa ia tidak menggunakan bantuan ajudan untuk memanggul beras. Zulhas menjawab dengan nada candaan, “Saya lagi olahraga karena kecapean gotong beras. Ketawa semua.”

Ia juga menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan hujatan yang diterimanya. Justru, Zulhas meminta masyarakat untuk fokus pada bantuan kepada korban banjir bandang di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Penjelasan dari PAN

PAN, partai yang dipimpin oleh Zulhas, merespons isu pencitraan yang muncul. Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menanggapi tudingan tersebut dengan santai. Ia menegaskan bahwa Zulhas tidak sedang melakukan pencitraan, melainkan tindakan nyata yang dilakukan karena rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

Viva menjelaskan bahwa Zulhas memiliki sifat suka menolong orang. “Bang Zul mengangkut karung atau membantu membersihkan rumah dari lumpur bukanlah untuk pencitraan. Itu murni dari hatinya,” ujarnya. Menurut Viva, Zulhas selalu mudah tersentuh hatinya ketika melihat penderitaan orang lain.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kritik dan saran dari masyarakat. Namun, Viva menegaskan bahwa Zulhas akan tetap bekerja serius demi kepentingan bangsa dan negara.

Komentar Netizen

Banyak netizen menganggap tindakan Zulhas dalam video tersebut sebagai upaya pencitraan. Beberapa komentar seperti:

  • “Sok jadi pahlawan.”
  • “Manggul-manggul beras maksudnya apa??? Duh ini orang.”
  • “Keren pak, ini sedang shooting apa pak???”

Meskipun ada kritik, Zulhas tetap berkomitmen untuk membantu korban bencana dan memberikan dukungan secara nyata. Ia bahkan berjanji akan mengganti mesin jahit para korban yang hilang akibat banjir.

Peran Zulhas dalam Bencana

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana, Zulhas tidak hanya memanggul beras, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban. Ia menenangkan salah satu korban yang rumahnya telah rata dengan tanah. Selain itu, Zulhas juga memasuki rumah yang terdampak dan membantu membersihkan lumpur menggunakan cangkul.

Ia juga menyampaikan dukacita mendalam atas kejadian tersebut. Dalam caption video yang diunggah di Instagram, Zulhas menulis:

“Di tengah genangan yang menelan jejak kehidupan, kita kembali diingatkan betapa rapuhnya segalanya. Di Padang, air bah bukan hanya merusak rumah tapi juga merenggut tawa, kenangan, dan rasa aman.”

Zulhas juga menyebut janji pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah yang rusak akibat bencana. “Semoga setiap langkah pemulihan membawa kembali harapan bagi mereka yang kehilangan. Insyaallah, pemerintah akan bangun kembali rumah-rumah itu,” ujarnya.

Kesimpulan

Tindakan Zulhas dalam membantu korban bencana, meskipun sempat dikritik, menunjukkan komitmen dan empati yang tinggi. Meski ada yang menganggapnya sebagai pencitraan, Zulhas tetap berusaha memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. Dengan sikap rendah hati dan tindakan nyata, Zulhas menunjukkan bahwa ia tidak hanya sekadar mencari perhatian, tetapi benar-benar ingin memberikan bantuan kepada sesama.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *