Kehidupan Anita Dewi Lestari yang Terpuruk Akibat Kasus Tumbler Hilang
Kasus tumbler hilang yang viral di media sosial ternyata memiliki dampak yang sangat luas bagi kehidupan pribadi dan profesional Anita Dewi Lestari. Sejak peristiwa tersebut, banyak hal tak terduga terjadi, termasuk keterlibatan teman lamanya yang akhirnya muncul untuk menagih utang.
Masalah Masa Lalu Muncul Setelah Viral
Anita sempat menghilang dari komunikasi dengan teman lamanya sejak tahun 2021 hingga 2022. Saat itu, ia disebut tidak pernah membayar utang yang dia pinjam. Teman tersebut bahkan menyebut bahwa jumlah utang tersebut cukup besar, bisa digunakan untuk membeli tumbler yang hilang hingga tujuh kali.
Tumbler sendiri adalah botol minum yang umumnya terbuat dari bahan seperti stainless steel, plastik, atau kaca. Alat ini dirancang untuk menjaga suhu minuman tetap panas atau dingin lebih lama. Bentuknya praktis, sering dilengkapi tutup kedap udara, dan digunakan saat bepergian.
Menurut informasi yang beredar, masalah antara Anita dan temannya muncul setelah kasus tumbler hilang menjadi viral. Meski tidak diketahui secara pasti besaran utang tersebut, beberapa percakapan yang diungkap menunjukkan ketegangan antara mereka.
Reaksi dari Pihak Terkait
Salah satu akun yang mengungkapkan cerita ini adalah akun Thread Ericaaa.sy. Dalam unggahannya, ia menulis bahwa Anita sempat tidak merespons pesan yang dikirimkan padanya pada tahun 2022. Ia juga menyebut bahwa Anita terkesan foya-foya, meskipun uang yang dipinjamnya belum dibayarkan.
“Lu bales lah chat gue, udah ditolongin juga. Udah akhir bulan nih, nonton konser bisa, foya-foya bisa, uang gue gak dibalik-balikin. Tolong lah mikir dikit,” tulis Erica dalam salah satu pesan yang ia unggah.
Anita pun memberikan respons, “Siapa yang foya-foya itu gue dibayarin kali sil. HP gue hank juga sil.” Meski demikian, Erica tidak mengungkapkan jumlah utang yang dimaksud.
Dampak Profesional
Masalah tumbler hilang ternyata berujung pada pemecatan Anita dari tempat kerjanya. Salah satu perusahaan, yaitu Daidanutama, mengumumkan melalui akun Instagram @daidanutama bahwa Anita sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut sejak tanggal 27 November 2025.
Pemecatan ini terjadi setelah Anita mengunggah utas di Thread tentang kehilangan tumbler. Dalam utasnya, ia menceritakan pengalaman naik kereta dari Tanah Abang ke Rangkas Bitung, di mana ia lupa membawa cooler bag berisi pumpkin ASI dan tumbler biru.
Beruntung, security menemukan tas tersebut dan menyerahkan kepada Argi Budiansyah, petugas KAI di bagian Passenger Service (PS). Namun, ketika Anita mengambil tas tersebut, ia justru tidak menemukan tumbler miliknya. Argi bersedia bertanggung jawab mencari atau mengganti tumbler yang sama persis.
Namun, Anita justru memutuskan untuk menulis utas hingga viral. Suaminya bahkan mendesak Argi untuk memberikan rekaman CCTV. Akibatnya, Argi dipecat dari pekerjaannya, meskipun ia baru saja bekerja mulai tanggal 17 November 2025.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Akhirnya, masalah tumbler diselesaikan secara kekeluargaan. Alvin Harris, suami Anita, menyatakan bahwa mereka telah melakukan mediasi dan saling memaafkan.
“Kita udah menyelesaikan masalah yang memang sedang ramai di sosial media akibat dari kita yang kurang bijaksana. Sudah memberikan efek bagi segala pihak, langsung ke Arginya hingga ke beberapa pihak,” kata Alvin.
Anita juga mengaku sudah berdamai dengan Argi. “Minta maaf yang sebesar-besarnya, saya dan Mas Argi sudah saling memaafkan,” katanya.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











