Enrekangpost.com – Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mengungkapkan bahwa ada beberapa merek yang telah siap untuk bergabung dalam pengembangan mobil nasional yang diproduksi di Indonesia. Namun, Moeldoko belum dapat memberikan informasi secara detail mengenai proses kerja sama tersebut. Namun, ia mengungkapkan bahwa ada produsen besar dari China yang siap untuk membantu dalam merealisasikan proyek tersebut.
“Pabrikan besar dari luar, khususnya dari China, telah datang ke Indonesia untuk melakukan kolaborasi dengan mitra lokal guna memunculkan merek baru. Merek tersebut dapat berupa merek baru, merek mereka yang sudah ada, atau kolaborasi antar merek,” ujar Moeldoko di Jakarta belum lama ini.
Selain itu, Moeldoko juga menyebut satu merek yaitu Polytron, namun semuanya masih dalam proses. Selain itu, akan ada merek baru yang juga akan meramaikan pasar mobil listrik. “Di antaranya adalah merek Polytron, dan juga akan ada merek lain yang akan muncul,” tegas Moeldoko.
Sebagai informasi, Polytron yang saat ini bergerak di segmen motor listrik juga telah siap untuk memasuki pasar mobil listrik. Namun, Moeldoko menegaskan bahwa akan ada merek lain yang juga merupakan mobil nasional.
Lebih lanjut, Moeldoko mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan kemudahan bagi mitra mobil nasional ini, seperti kemudahan dalam perizinan. Hal ini akan membantu menekan biaya operasional sehingga membuat harga mobil menjadi lebih terjangkau.
“Pemerintah juga memberikan akses dan kemudahan, sehingga menurut saya kendala investasi di Indonesia di sektor mobil listrik relatif tidak ada. Kebijakan pemerintah yang mendukung, serta pasar yang sangat luas dan kondisi yang stabil, semuanya sangat mendukung untuk investasi,” ucapnya.
Pada Februari 2025, Menteri Perindustrian juga telah menyatakan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai pabrikan otomotif dalam negeri untuk menciptakan mobil nasional yang berkualitas dan memiliki daya saing.





