"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Berita  

“Ini Dia Sosok Ignaz Semmelweis, Dokter yang Dianggap Gila karena Saran Cuci Tangan untuk Tenaga Medis”

"Dokter yang Dianggap Gila karena Saran Cuci Tangan, Ini Dia Sosok Ignaz Semmelweis yang Mungkin Membuat Anda Terkejut"

Enrekangpost.com – Mendengar nama Ignaz Semmelweis, sebagian orang mungkin masih merasa asing. Namun, siapa sangka bahwa anjuran Semmelweis itu dulunya sempat ditanggapi secara skeptis karena bertentangan dengan pendapat medis yang diterima kala itu. Pria yang lahir pada 1 Juli 1818 di Buda, Hungaria ini adalah seorang dokter yang dikenal sebagai pelopor cuci tangan sebagai bentuk pencegahan penyebaran infeksi di dunia medis.

Ignaz merupakan anak kelima dari 10 bersaudara dari pasangan József Semmelweis dan Teréz Müller. Ayahnya adalah seorang etnis Jerman yang membuka bisnis grosir rempah-rempah. Sebelumnya, Ignaz pernah belajar hukum di Universitas Wina pada 1837, namun kemudian beralih ke bidang kedokteran dan mendapat gelar doktor kedokteran pada 1844.

Pada 1846, Ignaz bergabung dengan Rumah Sakit Wina dan bekerja di divisi kebidanan. Saat itu, dia mencatat bahwa penyebab utama kematian ibu di Eropa adalah demam nifas yang disebabkan oleh bakteri streptococcus. Saat salah satu koleganya meninggal karena tertular infeksi saat melakukan otopsi, Ignaz menyimpulkan bahwa infeksi itu menyebar melalui tangan yang kotor.

Ignaz kemudian memperkenalkan kebijakan mencuci tangan dengan air kapur yang mengandung klorin sebelum menangani pasien. Meskipun awalnya ditentang oleh sebagian komunitas medis, namun akhirnya kebijakan tersebut diadopsi oleh banyak rumah sakit. Hal ini membuktikan bahwa Ignaz Semmelweis adalah seorang pionir dalam bidang kebersihan dan kesehatan.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *