Enrekangpost.com – Saat ini, ada ratusan buku yang beredar di pasaran yang diklaim ditulis oleh kecerdasan buatan seperti ChatGPT. Namun, hal ini menuai kontroversi di kalangan masyarakat dan pihak terkait.
Untuk memudahkan masyarakat dalam menentukan pilihan, Authors’ Guild of America (TAG) telah meluncurkan sertifikat khusus untuk memverifikasi keaslian buku yang ditulis oleh manusia. Hanya buku yang ditulis oleh manusia yang akan mendapatkan sertifikat ini, sedangkan penggunaan AI hanya diizinkan untuk melakukan koreksi ejaan dan tata bahasa.
Keputusan ini diambil setelah banyaknya laporan tentang buku yang ditulis oleh AI dan dijual di Kindle dan Amazon. Hal ini membuat masyarakat merasa tertipu karena membeli buku yang bukan hasil pemikiran manusia.
Untuk memudahkan masyarakat dalam menentukan pilihan, TAG juga telah menyediakan logo khusus untuk buku yang ditulis oleh manusia. Selain itu, daftar lengkap buku yang ditulis oleh manusia juga dapat diakses oleh publik melalui situs web TAG.
Pada awalnya, sertifikat ini hanya akan diberikan kepada buku-buku yang ditulis oleh anggota TAG. Namun, rencananya akan dibuka untuk buku-buku yang ditulis oleh lebih dari satu penulis dan non-anggota asosiasi.
Dengan adanya sertifikat ini, diharapkan masyarakat dapat lebih percaya dan yakin ketika membeli buku yang ditulis oleh manusia. Penggunaan AI hanya akan diizinkan untuk membantu dalam koreksi ejaan dan tata bahasa.





