"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Pidato Jokowi Jadi Puncak Rakernas PSI di Makassar

Presiden Joko Widodo Hadir dalam Rakernas PSI 2026

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akan memberikan arahan dalam agenda puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2026. Acara ini akan digelar di Sandeq Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan. Kehadiran Jokowi telah dikonfirmasi oleh Ketua Harian PSI Sulsel, Rahman Syah.

Ayah dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dijadwalkan tiba di Makassar pada Jumat (30/1/2026) sore. Ia akan tampil memberikan arahan di hadapan ribuan kader partai berlambang gajah tersebut. “Iya, rencananya Pak Jokowi datang,” ujar Rahman Syah, Jumat (30/1/2026).

Menurut Rahman, arahan Jokowi akan menjadi agenda utama sekaligus paling dinantikan dalam rangkaian Rakernas PSI 2026. Jokowi akan menyampaikan orasi pada Sabtu (31/1/2026) malam di Ballroom Sandeq A, Hotel Claro Makassar. Dalam kesempatan itu, Jokowi akan memberikan pandangan serta arahan strategis kepada seluruh peserta Rakernas PSI.

Pada hari yang sama, Kaesang Pangarep juga akan memberikan arahan kepada seluruh kader sekaligus menutup secara resmi Rakernas PSI 2026. Usai rangkaian Rakernas, PSI akan menggelar kegiatan jalan santai pada Minggu (1/2/2026) di Makassar. Kegiatan tersebut akan diikuti oleh peserta Rakernas dari DPP, DPW, hingga DPD PSI dari seluruh Indonesia.

Namun demikian, Rahman Syah mengaku belum memastikan apakah Jokowi akan ikut meramaikan kegiatan jalan santai tersebut. “Mungkin bermalam atau mungkin setelah beliau menyampaikan materi langsung pulang,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, juga telah memastikan kehadiran Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI. Grace menyebutkan Jokowi dijadwalkan hadir dan memberikan arahan pada Sabtu (31/1/2026), yang menjadi agenda puncak Rakernas PSI 2026. “Insya Allah (Jokowi) hadir,” ujar Grace Natalie usai pembukaan Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar.

Demo Tolak Kedatangan Jokowi

Ada pemandangan berbeda di depan lokasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026) sore. Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Kesatuan Rakyat Menggugat (Keramat) berunjuk rasa di depan hotel bintang lima itu. Mereka berorasi sambil membentangkan dua spanduk bertuliskan tuntutan yang disuarakan.

Salah satunya, mendesak agar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang juga hadir dalam rakernas partai yang diketuai putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep. “Copot Menteri Kehutanan Karena Tidak Mampu Menjaga Hutan!!!” tulisnya. Unjuk rasa di depan puluhan aparat kepolisian yang menjaga jalannya Rakernas PSI, sempat diwarnai aksi bakar ban.

Selain personel Sabhara dari Ditsamapta Polda Sulsel, ada juga berjaga-jaga personel Polsek Tamalate dan Polrestabes Makassar. Tidak hanya itu, seunit kendaraan taktis Sabhara Water cannon juga disiagakan. Kendaraan penyemprot air yang biasa digunakan membubarkan aksi massa itu, disiagakan dekat akses masuk hotel.

“Kondisi (pasca banjir) di Sumatera itu belum membaik kawan-kawan sekalian. Lantas hari ini kita diperlihatkan dengan kehadiran Menteri Kehutanan di Sulawesi Selatan,” ucap orator pendemo.

Jenderal Lapangan aksi Keramat, Fahrul atau kerap disapa Rul mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan tidak bermaksud mengganggu rakernas PSI. “Tapi adanya pejabat publik yang kemudian hadir di Sulsel. Keramat gelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan permasalahan yang ada di NKRI,” ujarnya.

Pertama kata Rul, persoalan Menhut yang diduga tidak bisa menjaga hutan. Ia mencontohkan permasalahan yang terjadi di Sumatera yang menurutnya tidak terlepas dari rusaknya hutan akibat pembalakan liar. “Aliansi menilai Menhut tidak bisa menjaga hutan salah satu contohnya bencana yang terjadi di Sumatera,” ucapnya.

Selain di Sumatera, Keramat kata Rul juga menyoroti persoalan serupa di Sulawesi Selatan. Kata dia, ada pembalakan liar dan ilegal logging di Sulsel seperti di Kawasan Bantimurung, Kabupaten Maros. Kemudian, adanya hutan lindung yang diserobot oleh tambang dan pembakaran hutan seluas kurang lebih 6 hektare di Kabupaten Pangkep.

“Selain itu kami juga menyorot permasalahan perampasan hutang di Kajang Bulukumba,” bebernya. Aliansi Keramat juga menyoroti berbagai kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan Jokowi.

Pertama, kata dia, dugaan korupsi terkait kuota haji. “Mantan Kemenag Yaqut pernah ber-statement bahwa adanya dugaan keterlibatan Joko Widodo terkait kuota haji, kedua terkait hasil sidang Ahok yang soal dugaan kasus korupsi import minyak,” ungkap Rul.

“Ahok menyatakan bahwa perlu Joko Widodo dan BUMN perlu di periksa. Sehingga Aliansi Keramat menduga kuat Mantan Presiden ini diduga terlibat korupsi impor minyak,” lanjutnya. Ia pun menyatakan, menolak rencana kehadiran Joko Widodo yang dijadwalkan hadir di lokasi Rakernas PSI.

Penolakan kehadiran Jokowi di Makassar kata dia, akan dilakukan dengan aksi unjuk rasa lanjutan, Jumat besok. “Isunya besok Jokowi hadir maka teman-teman dengan tegas akan menolak kedatangan Jokowi,” tuturnya. Usai menyampaikan orasinya, massa aksi pun membubarkan diri. Ruas jalan AP Pettarani yang sempat diwarnai kemacetan dari arah pertigaan Jl Sultan Alauddin pun kembali lancar.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *