"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Bisnis  

Tren Populer: Kandungan Protein Abon Ikan Sapu-Sapu | Harga Token Listrik Pekan Ini



Artikel yang memuat hasil penelitian tentang kandungan protein produk abon ikan sapu-sapu dari kali Ciliwung yang melebihi standar nasional (SNI) menjadi topik utama dalam daftar populer tren kali ini. Di bawahnya, terdapat artikel mengenai daftar harga token listrik periode 26 Januari hingga 1 Februari 2026.

Artikel di kanal Tren yang paling banyak dibaca selanjutnya adalah mengenai cara efektif untuk mengatasi kamitetep di rumah. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman daftar Populer Tren edisi Minggu (25/1/2026) hingga Senin (26/1/2026) pagi yang dapat Anda simak:

1. Penelitian: Abon Ikan Sapu-sapu Ciliwung Punya Kandungan Protein di Atas SNI

Ikan sapu-sapu sering dianggap sebagai ikan yang tidak bernilai karena hidup di perairan yang tercemar dan dianggap sebagai pengganggu. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ikan air tawar ini memiliki potensi sebagai sumber pangan bergizi tinggi jika diolah dengan tepat.

Penelitian berjudul “Kandungan Nutrisi Abon Ikan Sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) Asal Sungai Ciliwung, Indonesia” mengungkapkan bahwa kandungan protein abon ikan sapu-sapu berada di atas standar mutu nasional (SNI).

2. Harga Token Listrik 26 Januari-1 Februari 2026, Beli Rp 50.000 atau Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?

Pemerintah telah menetapkan harga token listrik untuk pelanggan prabayar yang berlaku pada 26 Januari hingga 1 Februari 2026. Pelanggan PLN bisa membeli token listrik dengan nominal beragam hingga mencapai Rp 1 juta sesuai kebutuhan. Token listrik yang dibeli oleh pelanggan prabayar nantinya akan dikonversikan ke dalam satuan kilowatt hour (kWh).

Kode token listrik dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan daya listrik dengan menekan tombol yang telah disediakan. Lantas, berapa kWh yang diperoleh jika membeli token listrik senilai Rp 50.000 dan Rp 100.000?

3. 11 Cara Ampuh Membasmi Kamitetep di Tembok Rumah, Apa Saja?

Kamitetep adalah serangga kecil dari famili Tineidae dan ordo Lepidoptera. Hewan berbulu halus ini masih bersaudara dengan ngengat. Jika mengenai kulit, kamitetep akan memberikan efek ruam dan gatal yang mengganggu.

Serangga jenis ini biasanya ditemui di tembok, kasur, atap rumah, hingga benda-benda yang terbuat dari kayu. Dosen di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia (UI) Dr. Dra. Ratna Yuniati, M.Si mengatakan, kamitetep umumnya muncul selama musim hujan.

Lantas, bagaimana cara membasminya?

4. Mungkinkah Harga Emas Melebihi Rp 3 Juta? Analisis Ekonomi Tunjukkan Skenario Dunia yang Menentukan

Peluang harga emas menembus Rp 3 juta semakin terbuka seiring pergerakannya yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan hingga Sabtu (24/1/2026) malam. Data pada grafik Sahabat Pegadaian memperlihatkan tren tarif emas yang terus menanjak.

Harga emas per gram untuk Galeri24 mengalami kenaikan Rp 10.000 dari Rp 2.915.000 ke Rp 2.925.000. Sementara, merk UBS melangkah lebih tinggi sebesar Rp 18.000 dari Rp 2.956.000 ke Rp 2.974.000.

5. Kerja Lebih dari 49 Jam per Minggu, Ini 3 Provinsi dengan Tingkat Overwork Tertinggi di Indonesia

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa masih banyak pekerja di Indonesia yang bekerja melebihi jam kerja wajar atau mengalami overwork.

Jam kerja berlebih ini diukur berdasarkan batas wajar yang telah ditetapkan pemerintah, yakni maksimal 40 jam kerja per minggu atau setara dengan delapan jam per hari untuk lima hari kerja. Namun, hasil survei memperlihatkan masih banyak pekerja yang melampaui batas tersebut. Per Agustus 2025, BPS mencatat sebanyak 37.323.341 orang bekerja lebih dari 49 jam per minggu, atau rata-rata sekitar 10 jam per hari.

Lantas, mana saja provinsi dengan tingkat overwork tertinggi?

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *