"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Pastikan Kesehatan Warga, Bupati Sumbawa Beri Ambulans ke Dua Desa Terpencil

Pemkab Sumbawa Memastikan Pelayanan Kesehatan dan Penanganan Bencana



SUMBAWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa terus berkomitmen untuk memastikan pelayanan kesehatan dasar serta penanganan bencana di wilayahnya. Hal ini ditunjukkan dengan serangkaian kegiatan yang dilakukan usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa pada Kamis, (22/01/2026).

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori secara simbolis menyerahkan tiga unit mobil ambulans desa serta truk tangki BPBD kepada masyarakat. Ketiga ambulans tersebut diperuntukkan bagi Desa Emang Lestari (Kecamatan Lunyuk), Desa Labuhan Jambu (Kecamatan Tarano), dan Desa Labuhan ljuk (Kecamatan Moyo Hilir). Sementara itu, truk tangki air diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa.

Peran Penting Truk Tangki dalam Penanganan Darurat

Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot menyampaikan bahwa bantuan truk tangki air ini sangat penting dalam meningkatkan kapasitas operasional BPBD. Ia menjelaskan bahwa truk ini akan menjadi aset vital dalam penanganan darurat, terutama di wilayah yang rawan kekeringan atau kebakaran.

“Truk tangki air ini akan memastikan ketersediaan air bersih dalam situasi darurat, baik untuk korban bencana maupun pemadaman kebakaran di titik-titik yang sulit dijangkau. Ini adalah wujud nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ketangguhan bencana,” ujar Bupati Jarot.

Ia juga menekankan bahwa penyerahan bantuan ini bukan sekadar serah terima aset, tetapi juga penyerahan mandat kepercayaan. Pemerintah daerah berharap pemerintah desa dan BPBD dapat memanfaatkan, merawat, dan mengelola alat ini dengan penuh tanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemaslahatan masyarakat.

Ambulans Desa untuk Akses Kesehatan yang Lebih Baik

Sementara itu, penyerahan tiga unit ambulans desa mendapat perhatian khusus dari Wakil Bupati Mohamad Ansori. Ia menyebut bahwa bantuan ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Jarot-Ansori untuk mempercepat pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok.

“Akses kesehatan adalah hak dasar warga. Kehadiran ambulans di tiga desa terpilih ini akan menjadi penyelamat nyawa. Ini akan memangkas waktu tunggu dan mempercepat evakuasi pasien kritis dari desa ke puskesmas atau rumah sakit,” ujar Wabup Ansori.

Lebih lanjut, Ansori menyatakan bahwa ambulans desa tidak hanya berfungsi untuk darurat medis, tetapi juga akan mendukung program kesehatan lain seperti layanan posyandu keliling atau pendistribusian logistik kesehatan.

Momentum Refleksi dan Peneguhan Arah Pembangunan

Dalam kesempatan itu, Bupati Jarot juga menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan arah pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa satu tahun pertama kepemimpinan Jarot–Ansori difokuskan pada konsolidasi dan penguatan fondasi tata kelola pemerintahan, termasuk penyusunan RPJMD 2025–2029.

Berbagai langkah pembenahan terus dilakukan, mulai dari pengelolaan keuangan daerah yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), percepatan digitalisasi pengawasan, hingga penataan arah pembangunan agar lebih terukur dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Fokus pada Pembangunan Manusia dan Ekonomi

Di sektor pembangunan manusia dan ekonomi, Pemkab Sumbawa menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai investasi strategis jangka panjang. Program makan bergizi gratis, operasional Sekolah Rakyat, pembangunan Balai Latihan Kerja, serta pemberian beasiswa kedokteran dan farmasi menjadi wujud komitmen peningkatan kualitas manusia Sumbawa.

Di bidang ekonomi, pembangunan digerakkan dari desa melalui Koperasi Merah Putih, penguatan UMKM, kampung nelayan, serta dorongan hilirisasi komoditas unggulan. “Kami tidak ingin Sumbawa selamanya hanya menjual bahan mentah, tetapi menjadi daerah pencipta nilai tambah dan penggerak ekonomi berbasis produksi,” tegas Bupati.

Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan

Pembangunan infrastruktur, pertanian, lingkungan, dan kawasan strategis juga terus didorong secara bertahap dan berkelanjutan. Mulai dari peningkatan indeks jalan mantap, pembangunan jalan wilayah selatan melalui program Inpres Jalan Daerah, dan penguatan ketahanan pangan. Selain itu, pelaksanaan program Sumbawa Hijau Lestari serta pengembangan ekonomi biru kawasan Samota.

Seluruh ikhtiar tersebut dirangkai dalam Program Unggulan Jarot–Ansori dengan semangat kolaborasi. Bupati menegaskan bahwa kemajuan Sumbawa tidak dibangun oleh satu periode kepemimpinan, melainkan oleh kebersamaan, kerja yang jujur, serta komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan daerah demi generasi mendatang.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *