Isu Perombakan Kabinet Prabowo Muncul Lagi di Awal Tahun 2026
Isu perombakan kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali muncul di awal tahun 2026. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai spekulasi mengenai perubahan susunan kabinet mulai menyebar, terutama terkait dengan kementerian yang dinilai belum optimal menjalankan mandat pemerintah.
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menyebutkan bahwa ada empat klaster menteri yang berpotensi terdampak dalam reshuffle kali ini. Berikut penjelasannya:
-
Menteri yang Menangani Program Populis
Menteri-menteri yang bertanggung jawab atas program-program langsung yang menyentuh kehidupan rakyat menjadi sorotan utama. Jika target kualitas dan realisasi di lapangan tidak terpenuhi, posisi mereka rentan diganti. Contohnya adalah menteri yang menangani program seperti MBG, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, dan Cek Kesehatan Gratis. -
Menteri di Sektor Ekonomi
Di tengah situasi ekonomi yang menuntut penguatan daya beli masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta stabilitas harga bahan pokok, sektor ekonomi menjadi perhatian utama. Menteri-menteri di bidang ini akan mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah. -
Menteri Profesional dengan Kinerja Biasa
Menteri-menteri yang berasal dari kalangan profesional namun kinerjanya dinilai biasa atau kurang maksimal juga berisiko diganti. Agung menyatakan bahwa reshuffle bisa menjadi cara untuk meningkatkan performa keseluruhan kabinet. -
Menteri dari Partai Politik
Meskipun menteri dari partai politik berisiko terkena reshuffle, kemungkinan besar hanya akan terjadi reposisi, bukan penggantian sepenuhnya. Mereka tetap akan tetap berada dalam kabinet, meski dengan posisi yang berbeda.
Riwayat Reshuffle Kabinet Prabowo di Tahun 2025
Presiden Prabowo telah melakukan empat kali reshuffle sepanjang tahun 2025. Berikut detail perubahan yang terjadi:
-
Reshuffle Pertama — 19 Februari 2025
Pada tanggal tersebut, Presiden Prabowo melakukan perombakan pertamanya. Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan oleh Brian Yuliarto. Ini menjadi reshuffle kabinet perdana sejak pelantikan kabinet Oktober 2024. -
Reshuffle Kedua — 8 September 2025
Reshuffle ini dianggap lebih besar dibanding yang sebelumnya. Beberapa menteri diangkat dan diberhentikan, termasuk Budi Gunawan sebagai Menko Politik, Hukum, dan Keamanan, serta Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan, dan Mukhtarudin menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. -
Reshuffle Ketiga — Pertengahan September 2025
Beberapa minggu setelah reshuffle besar, Prabowo kembali merombak kabinet. Djamari Chaniago diangkat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, sementara Erick Thohir ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Sejumlah pejabat baru lainnya juga dilantik dalam reshuffle ini. -
Reshuffle Keempat — Oktober 2025
Reshuffle keempat dilakukan sebagai bagian dari penyusunan kembali kabinet menjelang akhir tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. Beberapa posisi wakil menteri dilantik untuk memperkuat fungsi pemerintahan di berbagai bidang seperti dalam kementerian dalam negeri dan kesehatan.











