"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Kunci gitar dan lirik Laut – Shinta Arsinta: Sampan dihantam badai

Lagu “Laut” oleh Shinta Arsinta: Kekayaan Emosi dalam Lirik dan Chord

Lagu “Laut” yang dinyanyikan oleh Shinta Arsinta menjadi salah satu karya yang menonjol dalam dunia musik dangdut Jawa. Lagu ini memiliki nuansa musik yang tenang namun penuh makna, dipadukan dengan vokal lembut dan penuh penghayatan dari penyanyi ternama tersebut. Dengan lirik yang menggambarkan perasaan mendalam, lagu ini mampu menyentuh hati pendengar yang menyukai musik bertema galau dan reflektif.

Lagu ini menggunakan laut sebagai metafora untuk menggambarkan perasaan yang luas, dalam, dan tidak mudah ditebak. Dalam liriknya, seseorang digambarkan menyimpan cinta, rindu, dan luka yang besar, tetapi harus dipendam sendiri. Seperti laut yang tampak tenang di permukaan, namun di dalamnya tersembunyi gelombang yang kuat. Hal ini mencerminkan perasaan tokoh dalam lagu yang penuh gejolak, meskipun tidak selalu bisa diungkapkan secara langsung.

Kehadiran lagu “Laut” memperkuat karakter Shinta Arsinta sebagai penyanyi yang konsisten membawakan lagu-lagu emosional dengan sentuhan khas Jawa. Kolaborasi antara pencipta lagu dan penyanyi ini menghasilkan sebuah karya yang kuat secara lirik dan mudah diterima oleh berbagai kalangan penikmat musik daerah maupun dangdut modern.

Berikut adalah chord kunci gitar dan lirik lengkap dari lagu “Laut”:

Intro:

Gm Dm Cm Gm

Gm Dm Cm Gm

Dm Gm Dm Gm

Cm – D# – Dm – A#

Gm

Lirik:

Bintang-bintang di atas laut

Sebagian terang, sebagian redup

Sama-sama… kelap-kelip…

Awan-awan di atas laut

Sebagian hitam, sebagian putih

Sebagian… kelabu…

Chorus:

Begitu rinduku pada kasih hatiku

Yang kucumbui di pantai ini waktu itu

Sekarang dia pergi meninggalkan aku

Membuatku terguncang

Hilang keseimbangan…

Bagai sampan nelayan

Yang dihantam badai…

Burung-burung di atas laut

Menari-nari… mereka tak mengerti

Suasana… hati…

Intro:

Gm Dm Gm

Cm – D# Gm

Cm – D# Gm

Cm – D# Gm G#…

Gm G# – F

Lirik (ulang):

Bintang-bintang di atas laut

Sebagian terang, sebagian redup

Sama-sama… kelap-kelip…

Awan-awan di atas laut

Sebagian hitam, sebagian putih

Sebagian… kelabu…

Chorus (ulang):

Begitu rinduku pada kasih hatiku

Yang kucumbui di pantai ini waktu itu

Sekarang dia pergi meninggalkan aku

Membuatku terguncang

Hilang keseimbangan…

Bagai sampan nelayan

Yang dihantam badai…

Burung-burung di atas laut

Menari-nari… mereka tak mengerti

Suasana… hati…

Chorus (ulang):

Begitu rinduku pada kasih hatiku

Yang kucumbui di pantai ini waktu itu

Sekarang dia pergi meninggalkan aku

Membuatku terguncang

Hilang keseimbangan…

Bagai sampan nelayan

Yang dihantam badai…

Burung-burung di atas laut

Menari-nari… mereka tak mengerti

Suasana… hati…


Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *