Bantuan Becak Listrik Gratis untuk Tukang Becak Lansia di Trenggalek
Sebanyak 200 tukang becak lansia di Kabupaten Trenggalek menerima bantuan becak listrik gratis dari Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kelurahan Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Minggu (11/1/2026). Bantuan tersebut merupakan tahap kedua setelah sebelumnya 26 unit disalurkan pada tahun 2024.
Bantuan ini ditujukan khusus kepada para tukang becak berusia di atas 60 tahun yang masih harus menarik becak demi mencari nafkah. Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, bersama Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sekaligus Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik Sudaryanti Deyang, menjadi pelaksana penyerahan bantuan tersebut.
Program Bantuan Becak Listrik
Nanik menjelaskan bahwa program becak listrik gratis adalah wujud kepedulian Presiden Prabowo terhadap masyarakat kecil, khususnya para tukang becak lanjut usia. Ia menyatakan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memberikan aset bagi para lansia yang selama ini tidak memiliki apa pun di usia tuanya.
Kabupaten Trenggalek bukanlah daerah pertama yang menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo. Pada tahun 2024 lalu, sebanyak 26 unit becak listrik telah diberikan sebagai tahap awal. Namun, saat itu belum terorganisir dengan pemerintah daerah. Sejak tahun 2026 ini, bantuan kembali disalurkan dengan jumlah yang jauh lebih besar, yakni 200 unit.
“Hari ini sebenarnya tahap kedua. Tahap pertama itu tahun 2024 lalu, sebanyak 26 becak listrik. Waktu itu masih seperti uji coba dan belum terorganisir dengan pemerintah daerah. Sekarang kami bekerjasama dengan Pemkab Trenggalek agar lebih tertib dan tepat sasaran,” ujar Nanik.
Sasaran Utama dan Pengembangan Program
Sasaran utama penerima bantuan becak listrik ini adalah tukang becak lansia berusia di atas 60 tahun. Jika seluruh kelompok lansia telah terakomodasi, maka bantuan akan diperluas ke kelompok lainnya. Bahkan, Nanik membuka peluang bantuan lanjutan jika data penerima dari daerah telah siap.
“Insya Allah tahap berikutnya ada lagi. Kami tunggu data becaknya di Trenggalek. Prinsip dari Pak Presiden, tahap awal ini untuk lansia, tapi ke depan semuanya akan diberikan secara bertahap,” ujarnya.
Nanik juga memastikan bahwa pengisian daya becak listrik relatif mudah. Becak dapat diisi ulang dengan daya listrik 450 watt di rumah. Ia menitipkan pesan kepada pemerintah daerah agar membantu pengawasan dan penyediaan titik pengisian daya.
Pencegahan Pemindahtanganan Kepemilikan Becak
Terkait pencegahan pemindahtanganan kepemilikan becak listrik, Nanik menekankan pentingnya pengawasan bersama. Ia mengaku pada penyaluran sebelumnya sempat terjadi kasus becak yang dijual, bukan oleh pemiliknya, melainkan oleh anggota keluarga.
“Makanya sekarang kami titipkan melalui pemerintah daerah, ada pak wabup, ada aparat kepolisian dan TNI. Harapannya tidak terjadi lagi pemindahtanganan,” ucapnya.
Tanggapan Masyarakat
Menurut Nanik, selama ini tukang becak hidup dengan kondisi seadanya. Bahkan becak yang digunakan untuk mencari nafkah sehari-hari adalah milik orang lain yang disewa. “Ini hadiah dari Pak Prabowo agar para tukang becak lansia setidaknya punya aset di usia tuanya, sesuatu yang selama ini tidak mereka miliki,” tegasnya.
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perhatian Presiden Prabowo kepada masyarakat kecil. Menurutnya, bantuan becak listrik ini merupakan bukti ketulusan Presiden dalam memikirkan nasib rakyat.
“Pak Presiden adalah sosok yang sangat tulus dan ikhlas. Setiap bangun pagi, yang dipikirkan adalah bagaimana nasib rakyatnya. Kita patut berbangga memiliki Presiden seperti beliau,” ujar Mas Syah.
Ia juga berharap masyarakat penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan becak listrik tersebut dengan baik serta tidak menjualnya, agar kepercayaan pemerintah pusat tetap terjaga dan bantuan serupa bisa kembali disalurkan ke Trenggalek di masa mendatang.
Pengalaman Tukang Becak
Salah seorang tukang becak, Katiran, mengaku senang mendapatkan bantuan becak listrik gratis dari Presiden Prabowo. Menurut warga Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan tersebut, bantuan becak listrik bisa meringankan bebannya mengayuh becak.
“Setiap hari saya mengantarkan belanja orang ke Pasar Jarakan (Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek) dari Sumberingin,” kata Katiran.
Katiran sendiri awalnya tidak mengetahui ia akan mendapatkan bantuan tersebut. Tiba-tiba ia didata dan diminati keterangan bersama rekannya yang lain untuk mendapatkan becak listrik. Katiran juga mengaku tidak kesulitan mengendarai becak listrik tersebut dan mengaku sudah siap untuk menggunakan operasional sehari-hari.
Sedangkan untuk becak lamanya, Katiran akan menggunakannya untuk mengangkut barang yang berat, sementara becak listrik untuk mengangkut penumpang.
“Alhamdulillah lebih gampang, lebih mudah karena tidak usah mengayuh,” pungkasnya.











