
Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 Resmi Dibuka
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia akhirnya mengumumkan bahwa pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk musim haji 1447 H/2026 M resmi dibuka. Tahun ini, mekanisme penerimaan petugas dirancang lebih ketat dan mengedepankan prinsip transparan, akuntabel, tanpa pungutan, serta bebas dari praktik gratifikasi.
Melalui seleksi yang profesional dan gratis, para petugas yang lulus nantinya diharapkan mampu membawa semangat pelayanan prima demi mendukung kelancaran ibadah jemaah haji Indonesia. Berikut adalah informasi lengkap mengenai jadwal dan syarat pendaftarannya.
Dua Formasi Utama PPIH 2026
Pada seleksi tahun 2026, Kemenhaj membuka dua jalur utama penempatan petugas, yaitu:
- PPIH Kelompok Terbang (Kloter)
Formasi ini terdiri dari: - Ketua kloter
-
Pembimbing ibadah kloter
Keduanya akan mendampingi jemaah mulai dari embarkasi hingga kepulangan. -
PPIH Arab Saudi
Para petugas yang ditempatkan langsung di Arab Saudi akan ditugaskan pada berbagai bidang layanan, seperti: - Akomodasi
- Konsumsi
- Transportasi
- Bimbingan ibadah
- Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat)
Kemenhaj menegaskan bahwa siapa pun yang lolos seleksi akan mengemban tanggung jawab besar. Karena itu, seluruh tahapan seleksi disiapkan dengan standar profesional.
Jadwal Lengkap Seleksi PPIH 2026
Berikut adalah timeline resmi dan lengkap:
- Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (Tahap 1)
- Pengumuman seleksi PPIH: 20 November 2025
- Pendaftaran: 22–28 November 2025
- Batas unggah dokumen: 28 November 2025 pukul 23.59 WIB
- Verifikasi dokumen Siskohat kabupaten/kota: hingga 2 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
- Tes CAT tahap 1: 4 Desember 2025 pukul 09.00 WIB
-
Pengumuman hasil tahap 1: 5 Desember 2025 pukul 16.00 WIB
-
Seleksi Tingkat Provinsi (Tahap 2)
- Verifikasi dokumen Kanwil Kemenag: hingga 8 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
- Tes CAT & wawancara (tahap 2): 11 Desember 2025 pukul 09.00 WIB
- Pengumuman hasil tahap 2: 12 Desember 2025 pukul 16.00 WIB
Syarat Umum Pendaftaran PPIH 2026
Untuk dapat mengikuti seleksi, calon petugas wajib memenuhi beberapa ketentuan dasar berikut:
- Warga Negara Indonesia
- Beragama Islam
- Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan surat dokter pemerintah
- Tidak sedang hamil bagi peserta wanita
- Memiliki komitmen pelayanan kepada jemaah
- Berintegritas dan tidak memiliki catatan pidana
- Identitas kependudukan sah
- Izin tertulis atasan (untuk PNS/pegawai instansi lain)
- Mampu mengoperasikan komputer atau perangkat berbasis Android/iOS
- Diutamakan menguasai bahasa Arab atau Inggris
- Tidak sedang menjalani tugas belajar
- Suami dan istri tidak boleh bertugas di tahun yang sama
- Peserta dapat berasal dari ASN, pejabat negara, TNI/Polri, lembaga pendidikan Islam, ormas Islam, atau profesional bidang tertentu.
Batasan penting lainnya adalah calon petugas tidak boleh pernah menjadi PPIH kloter atau Arab Saudi lebih dari tiga kali sejak 2022.
Syarat Khusus PPIH 2026
Berikut persyaratan tambahan sesuai formasi:
A. PPIH Kloter
- Ketua Kloter
- ASN Kemenhaj/Kemenag
- Usia 30–58 tahun
- Minimal eselon IV atau setara
- Pendidikan minimal S-1
-
Diutamakan pernah berhaji
-
Pembimbing Ibadah Kloter
- Usia 35–60 tahun
- Sudah berhaji
- Memiliki sertifikat pembimbing
- Pendidikan minimal S-1
B. PPIH Arab Saudi
- Pelaksana Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi
-
Usia 25–57 tahun
-
Pelaksana Bimbingan Ibadah
- Usia 35–60 tahun
- Sudah berhaji
-
Memiliki sertifikat pembimbing
-
Pelaksana Siskohat
- Usia 25–57 tahun
- Pengalaman operator Siskohat minimal 3 tahun
- Mampu mengoperasikan aplikasi Siskohat dan mengolah data
- Diutamakan pernah mengikuti bimtek
Syarat Administratif PPIH 2026
Setiap formasi memiliki kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi, di antaranya:
A. PPIH Kloter – Ketua Kloter
- Surat rekomendasi pimpinan
- KTP aktif
- Ijazah
- SK pegawai terbaru
- Surat sehat
- Surat kemampuan mengoperasikan perangkat
- SKCK (opsional)
- Surat pernyataan sudah berhaji (opsional)
- Surat izin suami (opsional)
- Sertifikat bahasa / sertifikat haji (opsional)
B. PPIH Kloter – Pembimbing Ibadah
- (Dilengkapi berbagai dokumen wajib seperti sertifikat pembimbing, surat sehat, SKCK bagi non-ASN, dan pernyataan sudah berhaji.)
C. PPIH Arab Saudi – Seluruh Formasi
- Surat rekomendasi
- Identitas diri
- Ijazah
- Surat sehat
- Surat kemampuan komputer/gawai
- SKCK untuk non-ASN
- Berbagai dokumen opsional seperti sertifikat bahasa, surat izin suami, atau sertifikat/piagam pendukung
Pendaftaran petugas haji 2026 menjadi peluang penting bagi masyarakat yang ingin terlibat langsung dalam layanan haji Indonesia. Proses seleksi yang berlapis dan transparan menjadi jaminan bahwa hanya kandidat terbaik yang akan terpilih.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











