"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Berita  

Ilmuwan Temukan Hiu Putih Terbesar yang Masih Hidup, Ternyata Sangat Memukau

Hiu Putih Raksasa Terbesar yang Masih Hidup, Keajaiban yang Menakjubkan bagi Ilmuwan

Enrekangpost.com – Para peneliti baru-baru ini menemukan hiu putih terbesar yang pernah tercatat, yang dapat membantu mempelajari lebih lanjut tentang populasi hiu dan pola migrasi. Hiu tersebut, yang sekarang dikenal sebagai Contender (berdasarkan nama perahu yang digunakan oleh para peneliti), pertama kali ditandai pada tanggal 17 Januari di lepas pantai Georgia, AS.
Dengan panjang 13,8 kaki dan berat mencapai 749 kg, Contender menjadi binatang pemecah rekor yang jauh lebih besar daripada hiu putih jantan rata-rata yang memiliki panjang 11-12 kaki.
“Label SPOT yang dipasang pada Contender akan memberikan data waktu nyata yang berharga selama sekitar lima tahun, membantu kami melacak pergerakannya dan memahami pola migrasinya,” kata tim peneliti kepada penggemar di media sosial.
Selain itu, tim peneliti juga telah mengumpulkan sampel biologis penting, termasuk materi urogenital, yang saat ini sedang dianalisis.
Dalam sebulan terakhir, hiu tersebut telah berenang sejauh 199 mil (320 km), berdasarkan pelacakannya.
“Anak yang cantik sekali!!! Terima kasih atas kecintaanmu pada hiu!” tulis salah seorang penggemar tim peneliti di bawah pembaruan tentang Contender.
” Pesaingnya adalah Manusia, maksudku, Hiu Putih Besar! Sungguh cantik. Semoga ia terhindar dari alat peraga, orca, dan bahaya lain yang dapat menjatuhkan spesimen unik ini. Tak sabar untuk mengikuti perjalanannya. Ocearch, kalian hebat!” tambah penggemar lainnya.
OCEARCH juga telah meluncurkan aplikasi pelacakan hiu, di mana para penggemar dapat mengikuti perjalanan Contender secara langsung.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *